BKD Lamsel Gelar Sosialisasi PNS Memasuki Batas Usia Pensiun

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris BKD Lamsel Dharma tengah memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi PNS memasuki batas usia pensiun. (Foto.Juwantoro)

Sekretaris BKD Lamsel Dharma tengah memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi PNS memasuki batas usia pensiun. (Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Sebanyak 366 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) memasuki batas usia pensiun mendapatkan sosialisasi dari Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Lampung Selatan berkolaborasi dengan Bank Sariah Indonesia (BSI), Senin, 15 Desember 2025, di Aula PKK Kalianda.

Plt Asisten Bidang Adum Setdakab Lamsel Edy Firnandi membuka acara sosialisasi PNS memasuki masa usia pensin

Plt Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan Edy Firnandi, mengatakan dalam siklus kehidupan seorang abdi negara, pensiun bukanlah sebuah akhir, melainkan sebuah transisi agung. Pensiun adalah penutup bab pengabdian formal, bebas dari jam kantor dan rutinitas birokrasi. Namun, tidak pernah bebas dari status sebagai warga teladan dan motor penggerak masyarakat.

“Saya ingin katakan, “Masa pensiun bukanlah masa untuk beristirahat dari kehidupan, melainkan masa untuk beralih tugas, dari melayani sistem, menjadi melayani hakikat diri dan melayani sesama dalam ranah yang lebih luas. Jangan pernah berhenti berkarya dan mengabdi, meski dalam ranah yang berbeda,”ujarnya.

Oleh karena itu, Kata dia, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui BKD Lamsel menyelenggarakan sosialisasi layanan pensiun terpadu ini dengan maksud dan tujuan yang sangat luhur dan strategis.

Dimana, jelas dia, tujuan pertama adalah memberikan layanan kepensiunan yang tepat waktu, tepat orang, tepat jumlah, tepat tempat dan tepat administrasi. Bahkan, memastikan bahwa Surat Keputusan (SK) pensiun sudah terbit dan diterima oleh bapak dan ibu, paling lambat enam bulan sebelum yanggal mulai terhitung (TMT) batas usia pensiun. Kedua, Ini adalah wujud komitmen Pemerintah Daerah, untuk memberikan penghormatan dan kepastian di akhir masa bakti bapak – ibu sekalian.

Baca Juga :  KPK Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Integritas Daerah di Lampung

“Kami tidak ingin, setelah puluhan tahun mengabdi, urusan hak pensiun menjadi terhambat atau berlarut-larut. Bapak ibu berhak mendapatkan ketenangan dan kepastian di masa purna tugas. Saya berharap sosialisasi ini dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Gunakan waktu 2 hari ini untuk menyerap semua informasi, baik terkait administrasi pensiun maupun perencanaan keuangan,”jelasnya.

Dia pun menyatakan dengarkan dengan seksama paparan dari Kepala BKD, Kepala PT. TASPEN, dan Kepala Cabang BSI. Tanyakan semua hal yang masih menjadi keraguan. Pastikan anda pulang dari acara ini dengan pemahaman yang utuh. Sehingga tidak ada lagi kegelisahan terkait hak dan kewajiban pensiun.

“Sebelum saya tutup, Izinkan saya mewakili seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, mengucapkan terima kasih, penghargaan dan apresiasi yang tak terhingga atas seluruh bakti, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah Bapak dan Ibu curahkan selama mengabdi,”tegasnya.

Baca Juga :  Warga RT 03 Perumnas Hartono Laksanakan Kurban Iduladha 2025, Sembelih 4 Hewan

Sementara itu, Sekretaris BKD Lampung Selatan Dharma Kurniawan, mengatakan maksud dan tujuan kegiatan ine adalah memberikan layanan kepensiunan bagi PNS yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) tepat waktu, tepat orang, tepat jumlah, tepat tempat dan tepat administrasi, dengan target 6 bulan sebelum TMT BUP SK pensiunnya sudah terbit dan ditenma oleh PNS yang bersangkutan. Peserta kegiatan sosialisasi adalah PNS yang akan memasuki masa Batas Usia Pensiun (BUP) TMT 1 Januari hingga 1 Desember 2026 yang dilaksanakan selama 2 hari mulai15-16 Desember 2025.

“PNS yang pensiun sebanyak 366 orang dengan nncian berdasarkan golongan yakni Golongan IV – 193 orang, Golongan III -147 orang, Golongan II -25 orang dan Golongan I -1 orang. Sedangkan, berdasarkan jabatan yakni JPTP (eselon II) 1 orang, Administrator (eselon III) 5 orang, Pengawas (eseton IV) 18 orang, Fungsional (Guru, Kesehatan dan Lainya) 289 orang dan pelaksana 53 orang,”katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut, menghadirkan narasumber PT. Taspen, BSI Cabang Kalianda dan BKD Lampung Selatan. (MAN).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Gelar Pembahasan Rencana Pembangunan Rindam XXI Radin Inten
PMI Lamsel Gelar Muskablub
Lampung Selatan Dapat Alokasi Pupuk Bersubsidi Capai 107.189 Ton
Bappeda Lamsel Gelar Konsultasi Publik
Menunggu Puluhan Tahun, Warga Jati Agung Akhirnya Melintasi Jalan Harapan
PPPK PW Lamsel Belum Terima Gaji
TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia
Pagu DD Tahun 2026 Turun Drastis
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:46 WIB

Pemkab Lamsel Gelar Pembahasan Rencana Pembangunan Rindam XXI Radin Inten

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:10 WIB

PMI Lamsel Gelar Muskablub

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:14 WIB

Lampung Selatan Dapat Alokasi Pupuk Bersubsidi Capai 107.189 Ton

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:08 WIB

Bappeda Lamsel Gelar Konsultasi Publik

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:34 WIB

Menunggu Puluhan Tahun, Warga Jati Agung Akhirnya Melintasi Jalan Harapan

Berita Terbaru

Lampung Utara

Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi

Sabtu, 24 Jan 2026 - 15:39 WIB

Poto: Penampilan peserta di Kejuaraan karate Gubernur cap 2026 (dok KONI LAMPUNG).

Bandar Lampung

Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung

Sabtu, 24 Jan 2026 - 11:17 WIB

Poto: Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah Saat menyerahkan batik HPN kepda Gubernur ( dok PWI Lampung).

Blog

Mirza Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2026

Jumat, 23 Jan 2026 - 17:58 WIB