Jamaah Keluhkan Konsumsi pada Manasik Haji Lampung Utara

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lampura (ist).

Poto: Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lampura (ist).

SERAMBI LAMPUNG – Pelaksanaan manasik haji yang digelar Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lampung Utara pada 12–15 Februari 2026 menyisakan polemik. Sejumlah calon jamaah haji (calhaj) mengaku tidak kebagian snack dan nasi kotak, sehingga memicu kebingungan hingga protes di tingkat Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Manasik yang bertujuan membekali 400 calhaj sebelum keberangkatan ke Tanah Suci pada Mei 2026 itu dibagi ke dalam dua zona. Zona 1 melibatkan KBIHU Darul Khair dan KBIHU Shafa Marwa. Sementara Zona 2 meliputi KBIHU Ajwa, KBIHU Hajar Aswad, dan KBIHU Miftahul Ulum.

Kegiatan berlangsung selama empat hari. Satu hari dipusatkan di Pusiban Agung, sedangkan tiga hari lainnya dilaksanakan di masing-masing kecamatan sesuai pembagian zona.

Di tengah rangkaian pembekalan ibadah tersebut, muncul keluhan dari sejumlah calhaj yang tidak menerima konsumsi. Situasi itu sempat menimbulkan protes langsung kepada pihak KBIHU di lokasi kegiatan.

Baca Juga :  UIM Tawarkan Alternatif Kamus Berkualitas

“Pihak KBIHU hanya memfasilitasi tempat. Soal konsumsi menjadi tanggung jawab penyelenggara dari kementerian,” ujar salah satu petugas KBIHU saat ditemui wartawan, Senin (23/2/2026).

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya miskomunikasi antara penyelenggara kegiatan dan pihak pendamping. Para jamaah yang mempertanyakan jatah konsumsi justru mendatangi KBIHU, sementara lembaga itu mengaku tidak memiliki kewenangan dalam pengadaan snack dan nasi kotak.

Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lampung Utara, Munir, mengatakan jumlah calhaj tahun ini sebanyak 400 orang dan konsumsi telah disesuaikan dengan angka tersebut.

“Yang saya tahu, snack dan nasi kotak disiapkan sesuai jumlah calon jamaah haji, 400 orang. Jika ada yang hadir di luar jumlah itu, seperti dari dinas kesehatan atau pihak lainnya, itu di luar sepengetahuan saya,” kata Munir, Senin (23/2/2026).

Baca Juga :  Kongres PWI 2025 Tetapkan Syarat Calon Ketum: Wajib Didukung 8 Provinsi

Ia juga mengakui kemungkinan tidak adanya perhitungan cadangan konsumsi. Namun, Munir menyebut penjelasan lebih detail menjadi kewenangan kepala kantor.

Polemik ini memunculkan pertanyaan soal perencanaan teknis kegiatan manasik yang merupakan agenda tahunan dan menyangkut pelayanan publik. Minimnya perhitungan peserta di luar daftar calhaj serta absennya antisipasi cadangan konsumsi dinilai mencerminkan lemahnya koordinasi antarpihak.

Padahal, manasik haji merupakan tahapan krusial untuk memastikan jamaah memahami tata cara ibadah secara benar sebelum menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci. Insiden konsumsi ini memang tergolong kecil, namun menjadi perhatian karena menyangkut kesiapan penyelenggara dalam mengelola kegiatan berskala ratusan peserta.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lampung Utara belum memberikan keterangan resmi terkait evaluasi pelaksanaan manasik maupun langkah pembenahan ke depan. (Red).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes dan PWI Lamsel Gelar Latihan Orado
Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi
Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung
Kades Pematang Baru Masih Kosong
Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan, Bakal Calon Ketua PWI Lampung Tunggu Verifikasi
Sudah Setor Rp496 Juta, Aset Tetap Dilelang Rp621 Juta, Warga Lampung Barat Keberatan
Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis
PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Buka Peluang Kolaborasi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Dinkes dan PWI Lamsel Gelar Latihan Orado

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan, Bakal Calon Ketua PWI Lampung Tunggu Verifikasi

Berita Terbaru

Kepala Dinkes Lampung Selatan Devi dan jajaran tengah menghadapi tim orado PWI Lamsel

Lampung Selatan

Dinkes dan PWI Lamsel Gelar Latihan Orado

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:31 WIB

Oplus_131072

Lampung Selatan

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:57 WIB