SERAMBI LAMPUNG – Pengurus Provinsi Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Lampung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana di Ruang Rapat GOR Siger Bandar Lampung, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat program pembinaan sekaligus menyusun strategi menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Rakerda menjadi forum penting bagi jajaran pengurus PKSI Lampung untuk mengevaluasi program yang telah berjalan serta merumuskan agenda pembinaan dan pengembangan korfball di Lampung ke depan.
Mewakili Ketua Umum KONI Lampung, Ketua Bidang Organisasi KONI Lampung, Sri Sulastuti, menegaskan bahwa Rakerda merupakan amanah organisasi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota KONI sesuai dengan ketentuan AD/ART.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam merancang dan menjalankan program secara terukur dan berkelanjutan.
“Pengurus cabang olahraga memiliki peran penting dalam manajemen pembinaan atlet, mulai dari proses seleksi, program latihan yang terstruktur, promosi dan degradasi atlet, hingga pengembangan kepelatihan dan kurikulum latihan,” ujarnya.
Selain fungsi manajemen, lanjut Sri, pengurus cabang olahraga juga berperan sebagai fasilitator yang bertanggung jawab menyediakan sarana dan prasarana latihan, kompetisi, uji coba, hingga dukungan sport science, layanan medis, dan pembiayaan bagi atlet.
Sri mengungkapkan, korfball kini telah resmi masuk dalam daftar cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON XXII Tahun 2028. Karena itu, PKSI Lampung diminta segera mempersiapkan atlet-atlet terbaik agar mampu bersaing di level nasional.
“KONI Lampung memberikan dukungan penuh kepada korfball. Dari delapan nomor medali yang akan dipertandingkan di PON 2028, kami berharap Lampung setidaknya mampu menyumbangkan satu medali emas,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PKSI Lampung, Rahmat Sumarsono, mengatakan Rakerda menjadi agenda strategis untuk memastikan program organisasi berjalan selaras dengan target prestasi yang telah ditetapkan.
Usai Rakerda, PKSI Lampung akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Kabupaten Lampung Utara pada 7-8 Juni 2026. Kejuaraan tersebut akan diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA sebagai bagian dari pembinaan usia dini sekaligus persiapan menuju kejuaraan nasional.
Rahmat menambahkan, pihaknya juga telah membentuk tim bayangan sejak dua tahun terakhir sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi PON 2028.
“Kami terus melakukan pembinaan secara berjenjang. Tim bayangan sudah dibentuk sejak dua tahun lalu agar atlet memiliki waktu yang cukup untuk berkembang dan siap bersaing ketika PON 2028 digelar,” ujar Rahmat.
Melalui Rakerda perdana ini, PKSI Lampung optimistis dapat memperkuat fondasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet demi mewujudkan target prestasi di tingkat nasional. (RLS).









