BANDARLAMPUNG – Tim Futsal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung mulai menunjukkan perkembangan positif dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.
Kekompakan dan koordinasi antarpemain terus dimatangkan melalui latihan rutin. Tim pelatih juga mulai mengevaluasi komposisi pemain sebelum memasuki tahapan uji coba menghadapi tim dari daerah lain.
Manajer Tim Futsal PWI Lampung, Muhammad Yuliardi, mengatakan progres tim terlihat dalam beberapa sesi latihan terakhir.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali berkesempatan menjalani latihan persiapan. Kami melihat progresnya positif. Kawan-kawan sudah jauh lebih kompak dan lebih siap. Namun, ini masih tahap awal sehingga kami masih memiliki waktu untuk mempersiapkan tim lebih baik lagi,” kata Yuliardi saat menyaksikan latihan di Twin Futsal, Bandarlampung, Sabtu (5/9/2026).
Yuliardi mengatakan, evaluasi masih dilakukan, terutama terkait komposisi pemain. Sejumlah posisi dinilai masih membutuhkan tambahan pemain sehingga proses seleksi belum sepenuhnya rampung.
Setelah komposisi tim lebih solid, PWI Lampung berencana menggelar laga uji coba. Agenda tersebut diperlukan untuk mengukur sejauh mana hasil latihan internal mampu diterapkan saat menghadapi lawan.
“Kami coba mengarah ke sana. Kami ingin mencari lawan sparing partner yang sepadan, tetapi untuk sementara kami konsolidasi internal dulu,” ujarnya
Menurut Yuliardi, uji coba dengan tim dari daerah lain akan dilakukan setelah proses konsolidasi dan kesiapan pemain dinilai cukup.
Latihan tersebut turut disaksikan Ketua Harian Porwanas Supriyadi Alfian, Ketua Harian HPN Segan Petrus, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Asdijal, Ketua SIWO PWI Lampung Muslim Pranata, Abung Mamesa, serta sejumlah pengurus lainnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Tim Futsal PWI Lampung, Herman Afrigal, menyebut sebagian besar pemain saat ini masih merupakan skuad lama. Beberapa pemain baru mulai bergabung untuk memperkuat tim.
“Untuk saat ini pemainnya masih pemain lama, paling penyesuaian dengan pemain-pemain baru. Jadi secara teknis lebih kepada penyatuan misi dan permainan,” kata Herman.
Latihan sementara dijadwalkan dua kali dalam sebulan. Frekuensi latihan tersebut disesuaikan dengan kondisi pemain yang berasal dari sejumlah daerah, seperti Kotabumi, Lampung Selatan, dan Pringsewu.
Selain futsal, pemain juga menjalani aktivitas mini soccer dan sepak bola lapangan besar untuk menjaga kebugaran sekaligus mengurangi kejenuhan selama masa persiapan.
“Kami juga bermain mini soccer dan lapangan besar, tergantung ada undangan atau tidak. Ini menjadi bagian dari materi latihan supaya pemain tidak jenuh,” ujarnya.
PWI Lampung selanjutnya akan fokus mematangkan komposisi skuad, membangun chemistry antarpemain, serta menyusun pola permainan sebelum menggelar uji coba.
Persiapan sejak dini diharapkan mampu melahirkan tim futsal yang solid dan kompetitif saat Porwanas 2027 digelar di Lampung sebagai tuan rumah. (rls)









