Deklarasi Istiqlal: Merespon Krisis Global dalam Spirit Tradisi Beragama di Lampung

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Deklarasi Istiqlal Spirit Tradisi Beragama di Lampung untuk Perdamaian Dunia resmi dibacakan dan ditandatangani dalam acara Dialog dan Deklarasi Lintas Iman dan Budaya yang digelar oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Selasa (10/12/2024).

Giat tersebut merupakan tindak lanjut dari Deklarasi Istiqlal, yang ditandatangani oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar (kini Menteri Agama), bersama Paus Fransiskus, muncul sebagai jawaban atas dua krisis global saat ini: dehumanisasi yang memicu konflik sosial serta kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim.

Pada September lalu, kehadiran Paus Fransiskus menjadi momen berharga bagi umat Katolik di Indonesia. Selain menjalankan misi diplomatik antarnegara, Paus Fransiskus juga melakukan pertemuan lintas agama di Masjid Istiqlal. Dari pertemuan ini lahir sebuah kesepakatan penting yang dikenal sebagai Deklarasi Istiqlal.

Bertempat di Ballroom UIN RIL, Selasa (10/12), Rektor Prof H Wan Jamaluddin MAg PhD, memimpin langsung pembacaan deklarasi tersebut. Ia membacakan isi deklarasi didampingi para tokoh yang kemudian menandatanganinya sebagai simbol kesepakatan bersama.

Deklarasi ini menegaskan pentingnya peran agama dan budaya dalam menjaga kerukunan, harmoni sosial, serta keberlanjutan lingkungan hidup demi perdamaian dunia.

Deklarasi ini bukan hanya menjadi komitmen moral tetapi juga sebagai langkah nyata UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung butir ke-8 Asta Cita Presiden RI, yaitu meningkatkan toleransi dan harmoni sosial demi keutuhan bangsa dan negara.

Baca Juga :  UIN Raden Intan Lampung Lahirkan Doktor Nonmuslim Pertama

Lebih dari 400 peserta hadir, termasuk tokoh lintas agama, budayawan, pemangku adat, dan elemen masyarakat Lampung, mengenakan topi dan selempang khas tapis Lampung. Mereka semua hadir untuk meneguhkan komitmen menjaga tradisi harmonis antar agama dan budaya sebagai fondasi perdamaian dunia yang berkelanjutan.

“Dunia saat ini sedang mengalami dua krisis utama yaitu dehumanisasi dan perubahan iklim. Dehumanisasi ditandai oleh penyebarluasan kekerasan dan konflik yang mengakibatkan banyak korban. Ini sangat mencemaskan karena agama sering disalahgunakan untuk kepentingan tersebut.

Eksploitasi manusia atas alam semesta mengakibatkan pemanasan global yang berkontribusi pada perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Situasi ini pada gilirannya menjadi hambatan koeksistensi harmonis antara manusia dengan alam.

Nilai-nilai universal yang dimiliki oleh para penganut agama harus dipromosikan secara efektif untuk menyebarluaskan sikap saling menghargai dan kasih sayang dalam menanggulangi dehumanisasi dan kerusakan lingkungan,” ucap Rektor.

Untuk merespons krisis tersebut, kami menyerukan:

1. Dialog antaragama untuk mencegah konflik-konflik yang digerakkan oleh penyalahgunaan ajaran agama.

2. Dialog antarsukubangsa untuk memperkuat kohesi sosial budaya.

Baca Juga :  Peluncuran SPAN UM-PTKIN, Menag: Awas Jangan Sampai Korupsi

3. Implementasi nilai-nilai budaya Lampung (muakhi dan sakai sambayan) sebagai landasan untuk menciptakan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

4. Komitmen menjadikan rumah ibadah sebagai pusat harmoni kehidupan.

5. Penghematan energi untuk keberlanjutan kehidupan manusia.

6. Perwujudan kampus hijau (green campus) yang ramah lingkungan.

7. Pelestarian lingkungan alam dan sumber dayanya.

8. Membangun narasi spiritual dan budaya lokal yang bersifat inklusif.

Usai pembacaan deklarasi, penandatanganan dilakukan oleh berbagai tokoh penting.

Diantaranya, Rektor UIN RIL Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD, Pj Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ganjar Jationo, S.E., M.AP., Dr Ahmad Suaedy selaku Tokoh Agama Islam, KH Marzuki Wahid selaku Tokoh Agama Islam, Prof Drs M Fadhil Nurdin MA PhD selaku Tokoh Budaya Lampung, Prof Dr KH Moh Bahruddin MAg selaku Tokoh Lintas Agama, Dr I Wayan Mustika SSn MHum, selaku Pemuka Agama Hindu, Pdt Samuel D Luas STh selaku Pemuka Agama Kristen, dan Yogi Prazani selaku Koordinator Gusdurian Lampung.

Deklarasi ini menunjukkan bahwa sinergi antar elemen agama, budaya, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan kerukunan, keharmonisan, serta lingkungan yang lestari demi perdamaian dunia yang sejati dan berkelanjutan.(*).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Lamsel Akan Nonaktifkan Pejabat Terbukti Melakukan Praktik Titipan Dalam SPMB
Gubernur Lampung Genjot Vokasi dan Magang Luar Negeri untuk Serap Peluang Kerja Global
Sempurna Tanpa Cela, dr. Adilla Jadi Bintang Wisuda Unila 2026
Festival Literasi Jangan Hanya Seremonial Tapi, Ini Untuk Menumbuhkan Minat Membaca
Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Soroti Dugaan Pengkondisian Pembelian Bahan Bangunan pada Program Revitalisasi Sekolah
Natar, Menjadi Kecamatan Puncak Digelarnya Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamsel
Gebyar Bunda PAUD Lampung Selatan Semarak
Sosialisasi Budaya Membaca dan Listerasi Berlanjut di Sidomulyo
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:43 WIB

Bupati Lamsel Akan Nonaktifkan Pejabat Terbukti Melakukan Praktik Titipan Dalam SPMB

Jumat, 24 April 2026 - 05:58 WIB

Gubernur Lampung Genjot Vokasi dan Magang Luar Negeri untuk Serap Peluang Kerja Global

Senin, 30 Maret 2026 - 13:41 WIB

Sempurna Tanpa Cela, dr. Adilla Jadi Bintang Wisuda Unila 2026

Rabu, 26 November 2025 - 12:24 WIB

Festival Literasi Jangan Hanya Seremonial Tapi, Ini Untuk Menumbuhkan Minat Membaca

Jumat, 7 November 2025 - 09:27 WIB

Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Soroti Dugaan Pengkondisian Pembelian Bahan Bangunan pada Program Revitalisasi Sekolah

Berita Terbaru

Nadeem Idyraf Azwan, siswa SDN Legundi raih juara pertama pada O2SN tingkat Kabupaten Lampung Selatan ( foto.Dok. SDN Legundi)

Lampung Selatan

Nadeem Idyraf Azwan Wakili Lamsel Pada O2SN Tingkat Provinsi Lampung

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:02 WIB

Poto: Ketua umum KONI Lampung Taufik Hidayat

Bandar Lampung

Kejuaraan Antarklub Digelar, Orado Lampung Perkuat Jalan Menuju PON

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:06 WIB

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Lampung Selatan  M. Darmawan tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Bimtek, Rabu, 10 Juni 2026. (Foto.Diskominfo Lamsel)

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:37 WIB