Septi Kembali Didaulat Ketua Dewan Kesenian Pesisir Barat

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERAMBILAMPUNG, PESISIR BARAT – Septi Heri Agusnaeni kembali didaulat memimpin Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) periode 2025-2030. Sementara Sekretaris dijabat Sella Okta Madari, dan Bendahara Fika Yonalisa.

Kepemimpinan Septi Heri Agusnaeni resmi dikukuhkan oleh Bupati, Agus Istiqlal, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Pesibar Nomor: B/124/KPTS/IV.01/HK-PSB/2025.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Pj. Sekkab, Jon Edwar, Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Pesibar, L. Liastuti, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Suryadi.

Disela-sela sambutannya Agus Istiqlal menyampaikan bahwa Pesibar merupakan sebuah daerah yang memiliki kekayaan seni dan budaya yang melimpah. Mulai dari tarian tradisional, musik daerah, kerajinan tangan, dan berbagai bentuk ekspresi seni lainnya merupakan warisan leluhur yang sangat berharga.

“Warisan inilah yang menjadi identitas dan jati diri kita sebagai masyarakat Pesibar,” tegas Agus.

Agus menerangkan, keberagaman suku yang ada di Bumi Para Sai Batin dan Ulama tersebut juga sebagai penyangga budaya. Bukan hanya suku Lampung, melainkan suku lainnya seperti Sunda, Jawa, Bali, Minang, dan Batak tentu memiliki nilai dan karakter masing- masing serta memiliki potensi tersendiri di bidang seni. “Maka dari itu harus ada wadah yang menaungi untuk berkesenian dan berkarya,” lanjutnya.

Karenanya, Agus berharap Dewan Kesenian Pesibar mampu memfasilitasi aspirasi seniman, membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan, melindungi, membina, dan mempromosikan kesenian yang ada di Pesibar.

“Mengingat di tengah arus globalisasi yang begitu cepat, kita perlu waspada terhadap ancaman yang dapat menggerus nilai-nilai luhur seni dan budaya yang terkandung di Pesibar selama ini,” tegas Agus.

Baca Juga :  Sekda Pesisir Barat Hadiri Rakorpusda 2025, Tegaskan Komitmen Percepatan Digitalisasi Keuangan Daerah

Masih kata Agus, kegiatan pengukuhan tersebut merupakan tonggak penting dalam upaya bersama untuk konsisten melestarikan dan mengembangkan potensi seni dan budaya yang dimiliki. Bupati meyakini ditangan kepengurusan yang baru, Dewan Kesenian akan semakin aktif dan inovatif dalam menjalankan program- programnya.

“Penting untuk dipahami bahwa seni dan budaya merupakan identitas dan kekayaan bangsa. Melalui seni, kita dapat mengungkapkan perasaan, pikiran, dan nilai-nilai kehidupan. Sedangkan budaya merupakan hasil dari proses kreatif dan interaksi sosial yang panjang. Sebab itu, pelestarian dan pengembangan seni dan budaya merupakan tanggung jawab bersama semua kalangan masyarakat,” ujarnya.

Agus juga berharap, Dewan Kesenian dapat menjadi wadah bagi para seniman untuk berkarya, berkreasi, dan berkolaborasi. “Dewan Kesenian juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mempromosikan seni dan budaya daerah ke tingkat nasional maupun internasional. Pemkab Pesibar berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan Dewan Kesenian dengan berupaya menyediakan fasilitas dan anggaran yang diperlukan agar Dewan Kesenian dapat menjalankan program- programnya dengan optimal,” pungkasnya.

Sebelumnya dihadapan Bupati, Agus Istiqlal, Ketua Dewan Kesenian, Septi mengatakan, pihaknya menyadari bahwa seni dan budaya bukanlah sekadar hiasan kehidupan, lebih dari merupakan bagian yang sangat penting dalam membentuk karakter bangsa dan daerah. Seni dan budaya merupakan cermin dari identitas masyarakat dan daerah. “Sebagai masyarakat Pesibar, kita memiliki warisan budaya yang sangat kaya dan beragam yang patut dilestarikan, dikembangkan, dan dikenalkan ke dunia luar,” kata dia.

Baca Juga :  Pesibar Pacu Percepatan Realisasi APBD 2025, Target Belanja Tembus 80 Persen di Akhir Tahun

Menurut Septi, sebagai Ketua Dewan Kesenian Pesibar, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat peran seni dan budaya dalam kehidupan masyarakat Pesibar. Seperti upaya menjalin kerjasama dengan elemen masyarakat, mulai dari seniman, budayawan, hingga pemerintah daerah, untuk mewujudkan program-program yang dapat menggali potensi seni dan budaya lokal di Pesibar.

“Salah satu fokus utama dalam pengembangan potensi adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang seni dan budaya. Kita berharap kedepan akan banyak ruang bagi para seniman muda untuk berkarya, belajar, dan berkembang. Melalui pelatihan, festival seni, pameran, dan berbagai kegiatan lainnya. Kita berharap dapat menciptakan generasi penerus yang tidak hanya menguasai seni dan budaya, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan rasa bangga terhadap warisan budaya daerahnya,” jelasnya.

Ia menandaskan, hal lain yang tak kalah pentingnya adalah kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk menciptakan ekosistem seni yang saling mendukung. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sangatlah penting agar dapat bersama-sama membangun Pesibar yang lebih maju dan bermartabat.

“Untuk itu sebagai Ketua Dewan Kesenian Pesibar, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Pesibar untuk turut berperan aktif dalam melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya. Mari menjadi bagian dari gerakan besar ini, agar dapat menjaga warisan leluhur dan meneruskannya kepada generasi yang akan datang,” tukas Septi. (Gustina)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Infrastruktur Kesehatan Dipercepat, BPKP dan Pemkab Pesibar Perkuat Sinergi
Satu Jasad di Pantai Walur Teridentifikasi Korban Banjir Way Halami
Warga Krui Selatan Dikejutkan Penemuan Dua Mayat di Tepi Pantai
Pentas Seni HDI 2025: Pesibar Mantapkan Komitmen Menuju Daerah Inklusif
Tindaklanjuti Surat Kemenkes, Bupati Pesibar Tinjau Akses Jalan Menuju RSUD KH. Muhammad Thohir
Plt. Kadisdikbud Pesibar Buka Pentas Budaya Ngejalang Fest di Negeri Ratu Tenumbang
Sekda Pesisir Barat Hadiri Rakorpusda 2025, Tegaskan Komitmen Percepatan Digitalisasi Keuangan Daerah
Bupati Dedi Irawan Buka “Ngejalang Fest” 2025, Dorong Desa Budaya Bumi Lebu Jadi Ikon Kebudayaan Lampung
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:08 WIB

Infrastruktur Kesehatan Dipercepat, BPKP dan Pemkab Pesibar Perkuat Sinergi

Senin, 2 Februari 2026 - 20:16 WIB

Satu Jasad di Pantai Walur Teridentifikasi Korban Banjir Way Halami

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:42 WIB

Warga Krui Selatan Dikejutkan Penemuan Dua Mayat di Tepi Pantai

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:57 WIB

Pentas Seni HDI 2025: Pesibar Mantapkan Komitmen Menuju Daerah Inklusif

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:54 WIB

Tindaklanjuti Surat Kemenkes, Bupati Pesibar Tinjau Akses Jalan Menuju RSUD KH. Muhammad Thohir

Berita Terbaru

Wagub Lampung Jihan Nurlela, tengah memberikan sambutan dalam musrenbang RKPD Lamsel. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Wagub Lampung Jihan, Puji Lamsel Karena Capaianya Cukup Baik

Rabu, 11 Mar 2026 - 18:21 WIB

Poto: Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat

Lampung

Lampung–Banten Masuki Tahap Pembagian Cabor untuk PON 2032

Selasa, 10 Mar 2026 - 15:09 WIB

Posko Kesehatan Lampung Selatan. (Foto.Ist)

Kesehatan

Dinkes Lamsel Siapkan 15 Posko Kesehatan Bagi Para Pemudik

Selasa, 10 Mar 2026 - 13:33 WIB

Poto: Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Riagus Ria

Bandar Lampung

Lampung-Banten Serahkan Dokumen Dukungan Tuan Rumah PON 2032

Senin, 9 Mar 2026 - 17:11 WIB