Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Diperiksa Kejati, Aset Rp38,5 Miliar Disita

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Periode 2019 - 2024 Arinal Djunaidi

Gubernur Lampung Periode 2019 - 2024 Arinal Djunaidi

SERAMBI LAMPUNG. Gubernur Lampung periode 2019–2024, Arinal Djunaidi, kini berada dalam pusaran kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana participating interest (PI) 10 persen pada wilayah kerja Offshore South East Sumatra (WK OSES) dengan nilai mencapai 17,28 juta USD.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung pada Jumat (4/9/2025) telah menyita sejumlah aset dan uang tunai milik Arinal dengan total senilai Rp38.588.545.675. Penyitaan dilakukan setelah pemeriksaan intensif yang berlangsung secara maraton sejak sore hingga malam hari.

“ya benar, kami panggil Arinal untuk menjalani pemeriksaan dari pukul 16.00 WIB sampai malam ini,” ujar Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung, Armen Wijaya, di ruang Aspidsus, Jalan R. Soeprapto, Telukbetung Selatan.

Baca Juga :  Disdukcapil Lampung Selatan Upgrade Operator Siak Desa

Rangkaian Pemeriksaan dan Penyitaan

Sebelumnya, tim penyidik telah memeriksa sekitar 40 saksi, termasuk Arinal sendiri. Bahkan, pada Rabu (3/9/2025), Kejati melakukan penggeledahan di kediaman Arinal di Jalan Sultan Agung No. 50, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Dari penggeledahan itu, sejumlah aset berhasil diamankan, antara lain:

7 unit mobil senilai Rp3,5 miliar  Logam mulia seberat 645 gram senilai Rp1,29 miliar Uang tunai dan valuta asing senilai Rp1,35 miliar, Deposito di beberapa bank Rp4,4 miliar  29 sertifikat tanah/SHM senilai Rp28,04 miliar

“Total aset berjumlah kurang lebih Rp38,58 miliar yang diamankan oleh Kejati Lampung,” jelas Armen.

Dugaan Penyimpangan Dana PI

Dana PI 10 persen merupakan hak pemerintah daerah dari pengelolaan ladang minyak dan gas. Dalam kasus WK OSES, Provinsi Lampung memperoleh hak sebesar 17,28 juta USD yang disalurkan melalui PT Lampung Energi Berjaya (LEB), anak perusahaan BUMD PT Lampung Jasa Utama (LJU).

Baca Juga :  Jelang PON Beladiri 2026, KONI Lampung Cek Kesiapan Atlet Tinju

Namun, pengelolaan dana tersebut diduga sarat penyimpangan, tidak transparan, dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi keuangan daerah.

“Kami mohon dukungan agar perkara ini segera ditetapkan tersangka, termasuk pemanggilan pihak-pihak terkait yang diduga terlibat dalam pengelolaan dana PI 10 persen,” tegas Armen.

Kejati Lampung menegaskan masih akan terus menelusuri aliran dana dan membuka peluang menetapkan tersangka dalam waktu dekat. (Red).

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Pematang Baru Masih Kosong
Sudah Setor Rp496 Juta, Aset Tetap Dilelang Rp621 Juta, Warga Lampung Barat Keberatan
Dedi Irawan Resmi Pimpin KONI Pesisir Barat, Taufik Hidayat Tekankan Sinergi dengan Pemda
Atlet Anggar Lampung Sabet 2 Emas di West Java Fencing Challenge 2026
BKD Lamsel Laksanakan Ujian Dinas
Tandan Kosong Sawit Disulap Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru, PTPN I Gandeng IPB
Rakor Mingguan Tertutup Tanpa Alasan Jelas
Gaji PPPK PW Lamsel Tunggu Proses Pengupload -an SKP Selesai
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Sudah Setor Rp496 Juta, Aset Tetap Dilelang Rp621 Juta, Warga Lampung Barat Keberatan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Dedi Irawan Resmi Pimpin KONI Pesisir Barat, Taufik Hidayat Tekankan Sinergi dengan Pemda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Atlet Anggar Lampung Sabet 2 Emas di West Java Fencing Challenge 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:10 WIB

BKD Lamsel Laksanakan Ujian Dinas

Berita Terbaru

Info Kehilangan

Iklan Kehilangan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:24 WIB

Lampung Selatan

Pendaftar Calon Ketua PWI dan DK PWI Lampung Hanya Satu

Senin, 26 Okt 2026 - 22:07 WIB

Blog

Iklan Kehilangan

Senin, 26 Okt 2026 - 11:26 WIB

MTQ Ke -53 Tingkat Provinsi Lampung secara resmi dibuka Minggu Malam, 26 Oktober 2026, di GOR Way Handak, Kalianda.

Lampung Selatan

MTQ Ke -53 Tingkat Provinsi Lampung Resmi Dibuka Gubernur

Senin, 26 Okt 2026 - 08:50 WIB

Info Kehilangan

Iklan Kehilangan

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:27 WIB