Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo dan USU Sinergikan Riset Digital

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo (PalmCo), Subholding di bawah Holding Perkebunan Nusantara (PT Perkebunan Nusantara III Persero), menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) untuk memperkuat riset terapan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang digitalisasi perkebunan.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) di Kampus USU, Medan, pekan lalu.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K.

Santosa, menyatakan bahwa transformasi digital bukan sekadar upaya mempercepat proses bisnis, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat pengelolaan risiko dan peningkatan kualitas SDM.

“Perkebunan bukan hanya tentang tanaman atau tanah, tetapi tentang manusia dan seluruh sumber daya yang dikelola di dalamnya. Tujuan akhirnya adalah memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi banyak pihak,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10/2025).

PalmCo saat ini mengelola lebih dari 600.000 hektar areal perkebunan dengan sekitar 70.000 karyawan yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara.

Skala besar ini, menurut Jatmiko, menuntut sistem kendali berbasis data untuk meminimalkan dua risiko utama: risiko operasional dan risiko investasi.
Melalui penerapan teknologi digital, PalmCo berupaya memperluas rentang kendali secara efektif dan efisien. Salah satu inovasi utama yang telah diterapkan adalah PalmCo Business Cockpit (PBC), sistem informasi terintegrasi yang menampilkan data operasional dan finansial secara real time.
Operator PBC berasal dari unit kebun dan pabrik yang bertugas secara bergilir. Pola ini, kata Jatmiko, mendorong pemerataan kemampuan analisis digital di seluruh lini kerja PalmCo.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Tumbangkan Bahrain: Disiplin dan Sabar Jadi Senjata Garuda

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan sejumlah platform pendukung, seperti Agroview untuk pemantauan aset dan kondisi kebun jarak jauh, D-Farm untuk pencatatan aktivitas harian di lapangan, serta Intank untuk pemantauan volume dan kualitas persediaan secara langsung.

“Teknologi seperti pemetaan geospasial, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (AI) kami manfaatkan untuk mendorong efisiensi produksi sekaligus menekan potensi kehilangan hasil,” ujar Jatmiko.

Ia menegaskan, digitalisasi di PalmCo bukan semata urusan otomasi, melainkan bagian dari strategi tata kelola yang lebih transparan, efisien, dan terukur.

Sinergi Kampus dan Industri
Dengan berbagai inisiatif transformasi digital yang telah dijalankan PalmCo tersebut, Dekan Fakultas Vokasi USU, Prof. Isfenti Sadalia, menyambut baik kemitraan ini. Ia menilai, keterlibatan dunia industri seperti PalmCo sangat penting dalam membangun kurikulum dan riset vokasi yang relevan dengan kebutuhan lapangan.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024 Ditunda, Ini Penjelasan Mendagri

“Kerja sama ini menjadi jembatan penting antara kampus dan industri. Mahasiswa kami akan belajar langsung dari praktik terbaik digitalisasi di sektor perkebunan,” ucap Isfenti.

Menurutnya, kemitraan riset dan pelatihan seperti ini tidak hanya memperkaya proses pembelajaran, tetapi juga memperkuat kesiapan lulusan untuk menghadapi tantangan industri berbasis teknologi.
Kolaborasi PalmCo dan USU menunjukkan arah baru bagi sektor perkebunan nasional, bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan fondasi utama dalam membangun tata kelola modern yang berkelanjutan.
Dalam konteks ini, PalmCo berperan sebagai salah satu motor transformasi di tubuh Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III (Persero)), dengan pendekatan berbasis data dan peningkatan kompetensi SDM sebagai poros utamanya.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap investasi, inovasi, dan proses bisnis di PalmCo dapat memberikan dampak yang optimal, baik bagi perusahaan, karyawan, maupun masyarakat,

” tutur Jatmiko.
Langkah sinergis ini diharapkan memperkuat arah pembangunan perkebunan nasional yang lebih efisien, inklusif, dan berdaya saing di tengah tantangan global yang semakin kompleks. ( Ahmad)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Pusat Finalisasi AD/ART, KEJ, dan KPW Jelang Konkernas 2026
KONI Lampung Audiensi ke KONI Pusat, Matangkan Kesiapan Tuan Rumah PON XXIII 2032
Ini Penjelasan Zulhas Terkait Viral Video Dirinya Memanggul Karung Beras
Atlit Biliar Carom Lampung Sumbang Emas Pertama
Tiga Kali Diperiksa, Nadiem Akhirnya Jadi Tersangka Korupsi Chromebook
Gubernur Lampung Sigap Bawa Aspirasi Unjuk Rasa ke Ketua MPR RI
Dikit-dikit Minta Amnesti: Drama Noel di Panggung Korupsi
Breaking News! Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Desember 2025 - 16:13 WIB

PWI Pusat Finalisasi AD/ART, KEJ, dan KPW Jelang Konkernas 2026

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:19 WIB

KONI Lampung Audiensi ke KONI Pusat, Matangkan Kesiapan Tuan Rumah PON XXIII 2032

Senin, 15 Desember 2025 - 07:11 WIB

Ini Penjelasan Zulhas Terkait Viral Video Dirinya Memanggul Karung Beras

Kamis, 27 November 2025 - 23:08 WIB

Atlit Biliar Carom Lampung Sumbang Emas Pertama

Jumat, 21 November 2025 - 19:32 WIB

Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo dan USU Sinergikan Riset Digital

Berita Terbaru

PWI Lampung Selatan menggelar rapat persiapan Konferkab.

Lampung Selatan

Persiapan Konferkab PWI Lamsel Sudah 90 Persen

Sabtu, 10 Jan 2026 - 10:24 WIB