Camat Kalianda Pastikan Dapur MBG Sukamandi dan Sukajadi Penuhi Standar Lingkungan Hidup

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Kalianda Ruris Apdani S,P,d, saat monitoting Dapur MBG di Sukamandi Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Kalianda Lamsel,  (Lim).

Camat Kalianda Ruris Apdani S,P,d, saat monitoting Dapur MBG di Sukamandi Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Kalianda Lamsel, (Lim).

Serambi Lampung.com – Camat Kalianda Ruris Apdani S,P,d, melakukan monitoring terhadap sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Kalianda Senin ( 29/12).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, khususnya sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang wajib mengikuti edaran serta standar dari Dinas Lingkungan Hidup.

    Poto: SPPG sukamandi pada senin (29/12) memberi manpaat untuk pos yandu ini merupakan kegitan terakhir di tahun 2025 di kelurahan bumi agung kalianda (lim).

Monitoring tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung pemerintah kecamatan agar dapur MBG tidak hanya optimal dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga memenuhi standar kebersihan, kesehatan lingkungan, serta kelayakan fasilitas pendukung.

Dalam peninjauan lapangan, Camat Kalianda bersama tim menemukan beberapa catatan teknis yang perlu segera ditindaklanjuti. Salah satunya pada dapur MBG di wilayah Sukajadi, di mana kondisi lantai dapur dinilai sudah perlu dilakukan pengecatan ulang agar terlihat lebih bersih, rapi, dan layak digunakan.

Baca Juga :  Musorkablub KONI Lamsel Digelar, Jadi Titik Awal Kebangkitan Olahraga Daerah

Kondisi serupa juga ditemukan pada dapur MBG di Sukamandi. Hal tersebut disampaikan oleh Ruris Apdani, yang menjelaskan bahwa sebagian lantai dapur terlihat catnya sudah buram sehingga disarankan untuk segera dilakukan pengecatan ulang.

“Untuk dapur di Sukamandi, ada beberapa bagian lantai yang catnya sudah terlihat buram. Ini perlu dilakukan pengecatan kembali agar dapur terlihat lebih rapi dan nyaman,” jelas Ruris Apdani.

Ia menambahkan, perbaikan tampilan dapur tidak semata-mata berkaitan dengan keindahan, tetapi juga berdampak pada persepsi kebersihan serta kenyamanan kerja para pengelola dapur MBG.

“Kalau catnya bagus, tentu dapur MBG akan terlihat lebih indah dan pastinya terkesan lebih bersih. Ini penting karena dapur berkaitan langsung dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Apel PTPN I Reg.7, Tuhu Bangun Ingatkan Tantangan Global

Camat Kalianda menegaskan bahwa seluruh pengelola dapur MBG di wilayahnya diharapkan segera menindaklanjuti hasil monitoring tersebut, baik dari sisi teknis pengelolaan IPAL maupun perawatan fasilitas fisik dapur.

Pemerintah Kecamatan Kalianda, lanjutnya, akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkelanjutan agar program MBG dapat berjalan optimal, sehat, serta ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Camat Kalianda juga memastikan bahwa monitoring tidak hanya dilakukan pada dua dapur tersebut. Pihaknya akan menjadwalkan pengecekan terhadap seluruh dapur MBG yang ada di Kecamatan Kalianda.

“Hari ini kami baru melakukan monitoring di dua dapur, yaitu di Sukamandi dan Sukajadi.

Dalam waktu dekat, seluruh dapur MBG di Kecamatan Kalianda akan kami lakukan monitoring,” tegas Camat Kalianda. (Lm).

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemari Sungai Bertahun-tahun, PT Juang Jaya Abdi Alam Dilaporkan ke Lima Instansi
Nyore di Elty, Alternatif Ngabuburit di Pantai Kalianda dengan Tiket Mulai Rp20.000
Menikmati Buka Puasa di Tepi Laut, Sensasi Iftar by The Sea di Grand Elty Krakatoa
Roomadhan Beach, Sensasi Ramadan Tenang di Tepi Pantai Grand Elty Krakatoa
Akbar Bintang Pimpin APUDSI Lampung, Dorong Usaha Desa Berdaya Saing Global
Alzier Sambut Gabungnya FSPPI ke KSPSI: Perjuangan Makin Kuat
Petani Minta Normalisasi Sungai
Waktu Tempuh Kapal Penyebrangan Bakauheni – Merak Melalui Anjungan Mall Eksekutif Masih 1,5 Jam
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:39 WIB

Diduga Cemari Sungai Bertahun-tahun, PT Juang Jaya Abdi Alam Dilaporkan ke Lima Instansi

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:14 WIB

Nyore di Elty, Alternatif Ngabuburit di Pantai Kalianda dengan Tiket Mulai Rp20.000

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:04 WIB

Roomadhan Beach, Sensasi Ramadan Tenang di Tepi Pantai Grand Elty Krakatoa

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:25 WIB

Akbar Bintang Pimpin APUDSI Lampung, Dorong Usaha Desa Berdaya Saing Global

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:31 WIB

Alzier Sambut Gabungnya FSPPI ke KSPSI: Perjuangan Makin Kuat

Berita Terbaru