SERAMBI LAMPUNG – Perjalanan Revii Ahmed di industri musik Indonesia bukanlah kisah instan. Namanya mulai dikenal publik saat menjadi salah satu vokalis dalam ajang audisi Elkasih Band Legacy. Dari panggung audisi itulah, Revii perlahan menapaki jalur profesional hingga akhirnya berani mengambil keputusan besar melangkah sendiri sebagai solois.
Karier musik Revii berawal dari keterlibatannya bersama sebuah label besar di Indonesia. Ia tumbuh dan belajar di lingkungan musik yang kompetitif, bahkan sempat berada dalam satu ekosistem dengan band-band besar seperti Kangen Band, Five Minutes, dan The Titan. Pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter bermusiknya hari ini.
Kini, Revii Ahmed kembali menyapa penikmat musik Tanah Air lewat single terbarunya bertajuk “TTS (Tuhan Tahu Segalanya)”. Lagu bernuansa pop romantis ini menghadirkan kisah tentang ketulusan, harapan, dan keyakinan bahwa setiap perjalanan hidup selalu berada dalam pengawasan Yang Maha Kuasa.
Menariknya, video klip “TTS” digarap di Lampung, menghadirkan latar visual yang sederhana namun penuh makna. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan Lampung menjadi ruang yang merepresentasikan kedekatan emosional Revii dengan perjalanan pribadinya, sekaligus memberi warna lokal pada karya terbarunya.
Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Revii juga memiliki sisi kreatif lain sebagai penulis lagu. Sejumlah karyanya kerap digunakan oleh seleb TikTok dan selebgram, menjadikan namanya cukup akrab di kalangan kreator digital dan generasi muda.
Di luar dunia musik, Revii Ahmed juga dipercaya menjadi Brand Ambassador untuk sejumlah brand lokal Indonesia. Ia tercatat sebagai wajah dari Varbeauty Skin Care, brand sepatu lokal asal Banten Dealove, serta brand fashion asal Lampung Market Monkey. Dukungan dari berbagai brand tersebut turut mengiringi proses kreatif pembuatan single “TTS”.
Lewat karya terbarunya ini, Revii Ahmed tidak hanya menunjukkan kematangan bermusik, tetapi juga menegaskan eksistensinya sebagai solois yang terus bertumbuh. “TTS” menjadi penanda bahwa perjalanan panjang, keyakinan, dan konsistensi akhirnya menemukan momentumnya sendiri dan Tuhan, seperti judul lagunya, tahu segalanya.
Editor: Redaksi









