Serambi Lampung.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung mulai memanaskan persiapan menuju PON 2032 dengan fokus meningkatkan prestasi cabang olahraga drum band melalui pembinaan usia pelajar.
Upaya itu dilakukan lewat ajang Lampung Student Olympic (LSO) 2026 yang dijadikan wadah penjaringan atlet muda. Langkah ini ditandai dengan pengukuhan Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung masa bakti 2025–2029 di Balai Keratun, Kamis (23/4/2026).
Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat meminta kepengurusan baru di bawah Thomas Amrico segera memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
“Pelantikan harus berdampak langsung pada peningkatan prestasi atlet drum band,” ujar Taufik.
Thomas menyatakan siap memanfaatkan LSO 2026 sebagai ajang pencarian bibit unggul, sekaligus bagian dari persiapan menuju PON 2032, di mana Lampung direncanakan menjadi tuan rumah bersama Banten.
Sebanyak 33 peserta mengikuti lomba drum band dalam LSO tahun ini, melampaui target panitia dan menjadi indikator bangkitnya cabor tersebut pascapandemi.
Ajang LSO 2026 yang berlangsung hingga Juli mendapat dukungan Pemprov Lampung. Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Firsada menegaskan, kompetisi ini menekankan proses, sportivitas, dan pembinaan jangka panjang.
Selain drum band, LSO juga mempertandingkan sejumlah cabang olahraga lain seperti atletik, bulu tangkis, renang, basket, voli, futsal, karate, hingga e-sport.
Di saat yang sama, PDBI juga melantik pengurus kabupaten/kota, di antaranya Lampung Barat, Metro, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Mesuji, Lampung Selatan, Tanggamus, dan Tulang Bawang. (Red).









