Perjuangan Sengit di Samarinda, Taekwondo Lampung Koleksi 7 Medali

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Lampung

Poto: Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Lampung

Samarinda – Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Lampung menutup kiprah mereka pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Cadet dan Junior (U-13 & U-16) di Samarinda, Kalimantan Timur, dengan tambahan dua medali perunggu di hari terakhir, Minggu (26/4/2026).

Tambahan medali tersebut melengkapi perolehan Lampung menjadi total tujuh medali, terdiri dari dua perak dan lima perunggu sepanjang kejuaraan yang berlangsung sejak 23 hingga 26 April 2026.

Manajer Kontingen TI Lampung, Yuni Arkiansyah, mengatakan pada hari keempat pihaknya menurunkan empat atlet terbaik, yakni Amanaf Agung Jaya, Fayyadh Fadhu Al Rahman, Muhammad Nizam Alfarizi, dan Reffan Nurfadli.

Dua medali perunggu diraih melalui pertarungan sengit di babak-babak krusial. Fayyadh Fadhu Al Rahman tampil meyakinkan di laga awal dengan menumbangkan wakil Bali, Gede Karna Abimanyu. Namun, langkahnya terhenti di semifinal usai dikalahkan atlet DKI Jakarta, Rye Alkasan.

Baca Juga :  PTPN Group Glorifikasi Tiga Program Swasembada

Sementara itu, Muhammad Nizam Alfarizi menunjukkan performa impresif dengan menembus semifinal lewat tiga kemenangan beruntun atas atlet Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Banten. Di laga empat besar yang menguras tenaga, Nizam harus mengakui keunggulan tuan rumah Kalimantan Timur, Akbar Sony.

Adapun dua atlet lainnya, Amanaf Agung Jaya dan Reffan Nurfadli, belum berhasil melangkah jauh setelah tersingkir di babak awal oleh lawan dari Gorontalo dan DKI Jakarta.

Baca Juga :  64 Peserta Bersaing, Jani Keluar Sebagai Juara Biliar SIWO Cup 2025

“Dua atlet kita berhasil menambah perunggu setelah melalui pertandingan yang cukup sengit melawan lawan-lawan tangguh,” ujar Yuni.

Ia mengakui, capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi target. Namun, hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi Pengprov TI Lampung dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet usia dini.

“Meskipun belum memuaskan, ini menjadi evaluasi mendalam untuk terus mendorong prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Kejurnas ini menjadi ajang strategis dalam mengukur perkembangan dan potensi atlet usia cadet dan junior dari seluruh Indonesia, sekaligus pijakan menuju pembinaan jangka panjang olahraga taekwondo nasional. (Rls).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Ketat Judo Lampung, 99 Atlet Berebut Tiket Kapolri Cup dan Kasad Cup
KAFE Unila Resmikan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Riset
Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!
Horseback Archery League 2026 Digelar di Lampung, Bidik Atlet Menuju PON 2028
Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan TBC
Kekayaan Intelektual, Fondasi Baru Profesionalisme Industri Olahraga
Gubernur Lampung Genjot Vokasi dan Magang Luar Negeri untuk Serap Peluang Kerja Global
Kantah Lampung Selatan Genjot Sertipikasi Aset Tol
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

Perjuangan Sengit di Samarinda, Taekwondo Lampung Koleksi 7 Medali

Minggu, 26 April 2026 - 20:54 WIB

Seleksi Ketat Judo Lampung, 99 Atlet Berebut Tiket Kapolri Cup dan Kasad Cup

Minggu, 26 April 2026 - 20:19 WIB

KAFE Unila Resmikan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Riset

Sabtu, 25 April 2026 - 23:11 WIB

Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!

Sabtu, 25 April 2026 - 20:38 WIB

Horseback Archery League 2026 Digelar di Lampung, Bidik Atlet Menuju PON 2028

Berita Terbaru