Menatap PON 2028: Siapa Nakoda KONI Lampung Selanjutnya?

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aditya Gumantan,M. Pd

Aditya Gumantan,M. Pd

Di tulis oleh : Aditya Gumantan,M. Pd pengamat olahraga Lampung)

SERAMBI LAMPUNG – KONI Lampung hari ini bukan semata sebuah lembaga olahraga, tetapi rumah besar perjuangan atlet dan insan olahraga yang mendambakan kejayaan. Capaian 10 besar di dua edisi PON terakhir  Papua dan Aceh-Sumut  bukanlah hal yang datang dengan sendirinya. Ia buah dari kerja keras, kepemimpinan, dan pengorbanan banyak pihak. Maka, mempertahankan capaian ini pada PON 2028 di NTB dan NTT bukan hanya sekadar harapan, tapi menjadi tanggung jawab kolektif kita semua.

Kegagalan mempertahankan posisi 10 besar bukan sekadar penurunan prestasi. Ia akan menjadi catatan penting dalam sejarah olahraga Lampung — catatan yang tentu ingin kita hindari.

Untuk itu, dibutuhkan sosok Ketua Umum KONI Lampung yang tidak hanya kuat secara manajerial, tetapi juga memiliki cinta sejati pada olahraga. Sosok yang mampu berkorban, menginspirasi, dan berdiri kokoh walau di tengah tantangan, termasuk dalam hal pendanaan. Sebab seperti yang disampaikan oleh Bapak Gubernur, KONI ke depan harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, tidak lagi terlalu bergantung pada hibah APBD.

Baca Juga :  Dinas TPHBUN Lamsel Gandeng PT RPN Kembangkan Kelapa Kopyor

Dari diskusi yang berkembang di tengah insan olahraga, muncul tiga nama kuat yang tak asing lagi dalam kiprah dan kontribusinya:

1. Faisol Djausal

Tokoh yang berhasil mengangkat kembali marwah pencak silat Lampung. Setelah sebelumnya gagal lolos PON, di bawah kepemimpinannya IPSI Lampung bangkit dengan torehan 2 emas dan 2 perunggu di PON XXI. Kiprah ini menunjukkan bukan hanya kemampuannya memimpin, tetapi juga kecintaannya yang dalam terhadap olahraga.

2. Zainal Asikin

Pengusaha sukses yang dikenal dengan dedikasinya pada dunia olahraga, khususnya lari. Keterlibatannya di berbagai event olahraga internasional menjadi nilai tambah. Namun, satu pertanyaan penting: akankah beliau bersedia maju, mengingat saat ini aktif di Komite Olimpiade Indonesia (KOI)? Bila iya, tentu menjadi warna baru yang potensial.

3. Brigjen TNI (Purn) Amalsyah Tarmizi

Seorang jenderal olahraga yang tidak hanya memiliki sejarah panjang di bidang olahraga, tetapi juga prestasi. Mulai dari menjadi Binpres KONI Sumsel saat meraih 5 besar, menjadi manajer timnas judo, hingga kini menjabat Ketua Harian KONI Lampung dengan jargon “5 Sukses KONI Lampung”: Sukses prestasi Sukses administrasi, Sukses pemanfaatan perlengkapan latihan, Sukses persiapan PON 2028, Sukses persiapan tuan rumah PON 2032 Lampung-Banten

Baca Juga :  SIWO PWI Lampung Resmi Dukung Faisol Djausal Pimpin KONI

Ketiga tokoh ini telah terbukti mumpuni. Namun, bagaimana jika seandainya — dalam skenario terburuk ketiganya tidak bersedia maju menjadi Ketua Umum KONI Lampung periode 2025–2029?

Pertanyaan ini patut menjadi renungan serius. Kita, para pecinta olahraga, tidak boleh larut dalam kebuntuan. Harus ada langkah antisipatif, upaya menjaring figur alternatif yang memiliki komitmen, pengalaman, dan tentunya kecintaan sejati pada olahraga Lampung.

Masa depan olahraga Lampung tidak boleh dipertaruhkan pada ketidakpastian. Kepemimpinan KONI ke depan harus dibangun di atas fondasi kuat: dedikasi, integritas, dan keberanian mengambil keputusan di tengah tantangan zaman.

Mari kita jadikan momentum ini sebagai panggilan untuk memperkuat barisan dan memastikan bahwa siapa pun yang memimpin, ia benar-benar membawa semangat olahraga, bukan sekadar jabatan. (*).

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Tengah Kemelut Organisasi, Cabor Lampung Timur Tetap Tancap Gas
Verifikasi Faktual Cabor di Lampung Tengah Catat Masa Kepengurusan dan Keterbatasan Sarana
Verifikasi Cabor di Tulang Bawang, Tim KONI Temukan 10 Cabang Tidak Aktif
Kondisi Memprihatinkan, Ruas Jalan Budi Utomo Metro Selatan Sulit Dilintasi Akibat Lumpur Dalam
PB PERCASI Perpanjang Masa Bakti Pengprov Lampung hingga Desember 2026
Diduga Cemari Sungai Bertahun-tahun, PT Juang Jaya Abdi Alam Dilaporkan ke Lima Instansi
Jelang Porprov XI 2026, Kepengurusan KONI Lampung Tengah Resmi Dikukuhkan
Akbar Bintang Pimpin APUDSI Lampung, Dorong Usaha Desa Berdaya Saing Global
Berita ini 253 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:06 WIB

Di Tengah Kemelut Organisasi, Cabor Lampung Timur Tetap Tancap Gas

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:28 WIB

Verifikasi Faktual Cabor di Lampung Tengah Catat Masa Kepengurusan dan Keterbatasan Sarana

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:54 WIB

Verifikasi Cabor di Tulang Bawang, Tim KONI Temukan 10 Cabang Tidak Aktif

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:10 WIB

Kondisi Memprihatinkan, Ruas Jalan Budi Utomo Metro Selatan Sulit Dilintasi Akibat Lumpur Dalam

Senin, 23 Februari 2026 - 19:28 WIB

PB PERCASI Perpanjang Masa Bakti Pengprov Lampung hingga Desember 2026

Berita Terbaru

Pengurus koni Lampung terus melakukan Proses pendataan atlet  Jelang Porprov 
(Dok KONI Lampung)

Bandar Lampung

Di Tengah Kemelut Organisasi, Cabor Lampung Timur Tetap Tancap Gas

Jumat, 27 Feb 2026 - 14:06 WIB