Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamsel Menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring Tahun 2025

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Selatan Gelar Membaca Nyaring tahun 2025, Senin, 21 Juli 2025, di Aula Seandanan Disdik Lamsel. (Foto.Juwantoro)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Selatan Gelar Membaca Nyaring tahun 2025, Senin, 21 Juli 2025, di Aula Seandanan Disdik Lamsel. (Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring Tahun 2025, Senin, 21 Juli 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Seandanan, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mengangkat tema Kita Tingkatkan Kemampuan Literasi dan Komunikasi Untuk Menyongsong Lampung Selatan Maju.

Kegiatan itu, diikuti oleh 150 perserta yang terdiri dari tenaga pendidik kelas 1-3 dan tenaga pendidik dari TK. Dimana, kegiatan itu total diikuti oleh 300 orang peserta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan M. Darmawan, menyampaikan, kegiatan Bimtek tersebut akan dilaksanakan selama 2 dua hari yakni Senin – Selasa, 21-22 Juli 2025.

“Totalnya, terdiri dari 300 peserta dari guru PAUD, TK, SD, Pustakawan, Penggiat Literasi dan para orang tua PAUD/TK di Lampung Selatan,”ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya melibatkan para dewa juri dari Dinas Perpustkaan dan Kearsipan Provinsi Lampung yakni Liza Trihandayani, Praktisi Literasi Syarifuddin dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan.

Baca Juga :  PT. SPI Tegaskan Tarif Parkir di Bakauheni Sudah Melalui Uji Tera

M. Darmawan menjelaskan, kegiatan itu ditujukan untuk mengenalkan kegiatan membaca kepada keluarga, menumbuhkan niat membaca dan menjadikan kegiatan membaca nyaring sebagai salah satu kegiatan utama.

Sementara itu, Plt Asisten Adum Setdakab Lampung Selatan Edy Firnandi, yang membacakan sabutan Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama menyampaikan, kegiatan Membaca Nyaring ini sejalan dengan visi Pemerintah kabupaten ini dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berdaya saing melalui penguatan literasi.

“Kegiatan membaca nyaring, ada peran penting perpustakaan sebagai penunjang utama kemampuan seseorang dalam membaca, ditengah teknologi informasi digital yang terus berkembang,” katanya.

Menurut dia, perkembangan teknologi membuat eksistensi perpustakaan terus menurun. Melihat situasi seperti tersebut, tentunya perpustakaan pun harus mampu menyesuaikan diri serta terus mengikuti perkembangan zaman dan hadir di berbagai aplikasi digital yang mampu menarik minat membaca masyarakat luas.

“Untuk itu, kita harus dapat mengubah mindset masyarakat kita yang hanya menganggap Perpustakaan sebagai gudang kertas yang membosankan. Akan tetapi menjadikan Perpustakaan sebagai jantungnya ilmu sekaligus media berinteraksi dengan berbagai ilmu pengetahuan. Kita harus bisa menjadikan perpustakaan sebagai pengingat akan pentingnya membaca buku,” kata Edy Firnandi.

Baca Juga :  Warga RT 03 Perumnas Hartono Laksanakan Kurban Iduladha 2025, Sembelih 4 Hewan

Edi menambahkan, ada istilah yang sangat populer, yang seringkali kita dengar, yakni Membaca adalah jendela dunia.  Ini tentunya sangat tepat karena melalui membaca, kita membuka cakrawala pengetahuan, memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas hidup.

Dia mengakui, saat ini semua orang bisa membaca, karena dari tingkatan sekolah dasar. Bahkan taman kanak-kanak ataupun PAUD sudah diajarkan cara membaca. Namun, tidak semua orang memiliki kemampuan membaca dengan baik, terutama dalam hal membaca nyaring (read aloud) yang efektif dan menarik.

“Maka, Bimtek ini sangat penting terutama bagi para pendidik, pustakawan, dan pegiat literasi. Membaca nyaring bukan sekadar melafalkan tulisan, tetapi juga tentang intonasi, ekspresi, dan kemampuan menyampaikan pesan dengan tepat kepada pendengar,”tegasnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN
Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Azah Rawan Sangun Nahkodai Samsat Kalianda, Bawa Harapan Baru Optimalisasi Pelayanan Pajak di Lampung Selatan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:00 WIB

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan

Selasa, 8 September 2026 - 08:50 WIB

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Senin, 7 September 2026 - 22:21 WIB

Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

Senin, 7 September 2026 - 21:45 WIB

Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Berita Terbaru

Bupati Lampura Hamartoni memberikan dukungan kepada PWI Lampung pada HPN dan Porwanas 2027 mendatang

Lampung Utara

Pemkab Lampura Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:21 WIB

Pendidikan

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:00 WIB

Wakil ketua II KONI Lampung Riagus Ria saat rapat koordinasi persiapan Porprov Lampung X 2026. (Dok Humas KONI).

Bandar Lampung

KONI Lampung Matangkan Venue Porprov X 2026, Upayakan Tanpa Sewa

Senin, 7 Sep 2026 - 22:47 WIB