SERAMBI LAMPUNG – Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, memasuki hari kedua, Selasa 22 Juli 2025.
Acara yang dipusatkan di Aula Seandanan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan diikuti oleh 150 perserta.
Dimana, Bimtek Membaca Nyaring tersebut sebagai upaya Pemkab Lampung Selatan untuk meningkatkan minat baca dan pembelajaran melalui membaca nyaring.
Pada pelaksanaan hari pertama pesertanya terdiri dari Guru SD dan TK, pada hari kedua diikuti oleh guru PAUD sebanyak 50 orang, orang tua TK-PAUD sebanyak 50 orang dan pengiat literasi sebanyak 50 orang.
Narasumber dalam Bimtek hari kedua Liza Tri Handayani dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung menjelaskan, pelatihan membaca nyaring bertujuan untuk membekali terhadap peserta dengan pengetahuan, strategi dan sumber daya yang diperlukan agar menerapkan praktik membaca nyaring secara efektif di kelas.
“Dengan menyoroti manfaat praktik ini dan menyedikan panduan komprehensif tentang penerapannya, presentasi ini memberdayakan guru untuk menumbuhkan kecintaan membaca pada sisa dan mendorong perkembangan akademik serta bahasa mereka,” katanya.
Dia menyampaikan, membaca nyaring adalah praktik membaca dimana seseorang membaca teks dengan suara keras untuk diri dan orang lain.
“Membaca nyaring ini telah terbukti memberikan dampak positif yang mendalam terhadap keterlibatan, pemahaman dan perkembangan bahasa siswa. Ketika guru membaca nyaring kepada siswa hal itu menarik perhatian mereka memicu imajinasi mereka,” katanya.
Namun, dibutuhkan sebuah strategi untuk diantaranya membaca dengan ekperesi dan intonasi yang tepat, libatkan audiensi, gunakan alat bantu visual, atur jeda dan penekanan serta sesuaikan kecepatan membaca.
“Membaca nyaring ini dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran di kelas, aktivitas membaca bersama, pengayaan materi belajar dan kegiatan ektrakulikuler,” tegasnya. (MAN)
