SERAMBI LAMPUNG – Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHBun) Kabupaten Lampung Selatan, akan kembali mengembangkan produksi Kelapa Puan Kalianda (KPK) yang sempat populer ditahun 2017.
Sebagai langkah awal untuk pengembangan salah satu komoditas unggulan di Lampung Selatan ini, Plt. Kepala DTPHBUN Lampung Selatan Mugiyono, bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja ke PT. Risen Perkebunan Nusantara (RPN) Bogor, Rabu, 27 Agustus 2025.
Mugiyono menjelaskan, tujuannya ke PT. RPN Bogor bersama jajarannya itu, untuk menggali lebih dalam ilmu teknologi pengembangan kelapa kopyor sekaligus menjajaki kerjasama transfer teknologi pengembangan kultur embrio kopyor.
“Kami pilih PT. RPN, karena mereka selama ini sudah sukses dalam mengembangkan kultur embrio kopyor, dan kami ingin mengadopsi ilmunya,”ujar Mugiyono, usai berdialog dengan pihak PT. RPN.
Mugiyono menyatakan Lampung Selatan sebenarnya sudah
memiliki varietas unggulan lokal yang telah di lepas oleh Kementerian Pertanian RI pada tahun 2017, berupa kelapa puan kalianda dan kelapa kopyor varietas dalam, kini masih terus dikembangkan oleh UPTD Balai Produksi Benih TPHBUN Lampung Selatan.
“Dalam mengembangkan varietas yang sudah ada tersebut, kami masih memiliki banyak kendala khususnya dalam hal memperbanyak invitro, oleh karena itu kami berkujung kesini (PT. RPN) untuk cari tahu bagaimana cara mengembangkanya,”ungkapnya.
Dia mengatakan, pihaknya optimis produksi kelapa puan kalianda dan kelapa kopyor varietas dalam di Lampung Selatan bisa kembali berkembang. Jika ilmu yang diperoleh diterapkan secara maksimal.
“Kelapa Puan Kalianda adalah ikonnya Lampung Selatan, oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian khusus,”katanya.
Dalam kunjungan itu, rombongan DTPHBUN Lampung Selatan disambut oleh Tim Riset Pusat Penelitian Kelapa Sawit Unit Bogor (PPKS-UB) Ciomas diantaranya,
Wakil PPKS UB, Riza Arief Putranto, Imron Riyadi, Agus Susanto, dan Deden Dewantara Eris.
“Alhamdulillah mereka menyambut baik niat dan tujuan yang kami sampaikan, dan mereka menyatakan siap untuk bekerjasama dan membantu pengembangan produksi kelapa puan dan kelapa kopyor di Lampung Selatan,”katanya lagi.
Selama waktu kunjungan, rombongan DTPHBUN Lampung Selatan diajak berkeliling melihat secara langsung ruang laboratorium kultur jaringan, lokasi kebun aklimatisasi dan kios kopyor yang ada dilokasi PT. RPN. (MAN)
