Brida Lamsel Gelar FGD Pembuatan Konsep City Branding

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto tengah memberikan sambutan dalam kegiatan FGD Pembuatan Konsep City Brnading Lamsel. (Foto.Juwantoro)

Sekda Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto tengah memberikan sambutan dalam kegiatan FGD Pembuatan Konsep City Brnading Lamsel. (Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Lamsel menggelar Focus Group Discussion (FGD) pembuatan konsep city branding Lamsel, Selasa, 23 Desember 2025, di Aula Krakatau Kantor Bupati setempat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Lamsel ini istimewa. Kita merupakan beranda Pulau Sumatera. Gerbang strategis yang menghubungkan Jawa dan Sumatera. Setiap hari jutaan orang melintas di wilayah kita. Tetapi, jujur dan terbuka, terlalu banyak yang hanya lewat, tanpa singgah. Bukan karena kita tidak punya potensi. Justru sebaliknya. Kita punya pantai, gunung, desa-desa dengan kearifan lokal. Kita punya pertanian, perikanan, UMKM. Kita punya nilai luhur Lampung, Piil Pesenggiri, gotong royong, keramahan.

“Masalahnya bukan pada isinya. Masalahnya pada cara kita bercerita tentang diri kita sendiri,”ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Lamsel Sudah Terima Surat Pengunduran Diri Kepala DTPH-Bun

Menurut dia, di era hari ini, era digital, era persepsi, era kompetisi antar wilayah, daerah yang menang bukan hanya yang kaya sumber daya, tetapi yang kuat identitasnya. City branding merupakan strategi peradaban. Bagaimana sebuah daerah dikenali, dipercaya, dan dipilih.

Dia menjelaskan, tanpa city branding yang kuat, investor ragu menanamkan modal, wisatawan hanya lewat, masyarakat sendiri kurang bangga dan kalau masyarakat tidak bangga, maka pembangunan akan kehilangan jiwa. FGD hari ini menjadi sangat strategis. Karena disinilah kita mulai menjawab persoalan besar, Siapa Lampung Selatan? Apa nilai inti kita? Cerita apa yang ingin kita sampaikan ke Indonesia, bahkan ke dunia?.

“Kegiatan ini memiliki dasar yang sangat jelas, yaitu merumuskan identitas, nilai unggul, dan narasi bersama yang autentik, membumi, dan bisa diimplementasikan, bukan hanya indah di atas kertas,”jelasnya.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana, Wabup Nadirsyah Minta ASN Tingkatkan Kedisiplinan

Dia menambahkan, kita ingin city branding Lampung Selatan bukan elitis, tapi inklusif. Bukan tren sesaat, tapi berkelanjutan Bukan hanya milik pemerintah, tapi milik masyarakat. Karena city branding yang kuat lahir dari rasa memiliki bersama. Oleh karenanya FGD ini bukan forum formalitas. Ini merupakan ruang berpikir kolektif. Ruang menyatukan perspektif akademisi, praktisi, birokrasi, dan masyarakat. Saya ingin hasil dari forum ini nanti, jelas identitas intinya, kuat nilai yang diusung, sederhana pesannya, dan konsisten penerapannya.

“Saya tegaskan, City branding tidak boleh berhenti di dokumen. Tetapi harus hidup di pelayanan publik, event daerah, media sosial pemerintah, promosi investasi dan pariwisata, bahkan dalam cara kita menyambut tamu. Inilah komitmen kita bersama,”tambahnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Azah Rawan Sangun Nahkodai Samsat Kalianda, Bawa Harapan Baru Optimalisasi Pelayanan Pajak di Lampung Selatan
Pengurus Masjid Nurul Amal dan Warga Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Pajak Di Kelola BPPRD Lamsel Telah Capai 71,42 Persen
11 Aspirasi Ojol Lampung Disepakati, Gubernur Mirza Dorong Perpres Perlindungan Pengemudi
Lampung Selatan Jadi Tuan Rumah Ajang MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Senin, 7 September 2026 - 20:55 WIB

Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada

Senin, 7 September 2026 - 12:18 WIB

Azah Rawan Sangun Nahkodai Samsat Kalianda, Bawa Harapan Baru Optimalisasi Pelayanan Pajak di Lampung Selatan

Senin, 7 September 2026 - 10:09 WIB

Pengurus Masjid Nurul Amal dan Warga Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 5 September 2026 - 14:57 WIB

Pajak Di Kelola BPPRD Lamsel Telah Capai 71,42 Persen

Berita Terbaru

Pendidikan

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:00 WIB

Wakil ketua II KONI Lampung Riagus Ria saat rapat koordinasi persiapan Porprov Lampung X 2026. (Dok Humas KONI).

Bandar Lampung

KONI Lampung Matangkan Venue Porprov X 2026, Upayakan Tanpa Sewa

Senin, 7 Sep 2026 - 22:47 WIB