Menunggu Puluhan Tahun, Warga Jati Agung Akhirnya Melintasi Jalan Harapan

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamsel saat meresmikan Jalan di Kecamatan Jati Agung ( Dok Diskominfo Lamsel)

Bupati Lamsel saat meresmikan Jalan di Kecamatan Jati Agung ( Dok Diskominfo Lamsel)

SERAMBI LAMUNG –  Pagi itu, Desa Sinar Rejeki tidak sekadar menyambut hari, tetapi juga sebuah perubahan. Jalan yang dulu retak, berlubang, dan berdebu kini menjelma bentangan beton yang kokoh. Di atasnya, roda-roda berputar lebih tenang, seolah mengantar harapan baru bagi warga yang telah lama menanti.

Kamis (15/1/2026), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama meresmikan ruas jalan Kota Baru–Sinar Rejeki, sebuah akses vital yang menghubungkan desa dengan kawasan Kota Baru. Bagi masyarakat Jati Agung, peresmian ini bukan seremoni belaka. Ia adalah penanda bahwa negara akhirnya hadir lebih dekat dengan kehidupan mereka.

Ruas jalan sepanjang 2.967 meter itu dibangun dengan lebar 4 hingga 5,5 meter, menggunakan perkerasan beton setebal 20 sentimeter. Dengan anggaran Rp8,98 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2025, jalan tersebut diharapkan menjadi penggerak utama roda ekonomi dan mobilitas sosial warga.

Di hadapan jajaran pejabat daerah, tokoh agama, tokoh adat, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung, Bupati Egi menegaskan bahwa infrastruktur adalah fondasi keadilan pembangunan.

Baca Juga :  Paparkan Visi Misi di DPRD, Dedi-Topani Ingin Pesibar Jadi Tujuan Wisata Terdepan

“Jalan yang baik bukan hanya soal beton dan aspal. Ia menentukan apakah ekonomi bergerak, apakah anak-anak berangkat sekolah dengan aman, dan apakah hasil panen petani sampai ke pasar tepat waktu,” ujar Egi.

Namun, bagi Egi, pembangunan tidak berhenti pada selesainya pekerjaan fisik. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif untuk menjaga aset publik yang telah dibangun.

“Saya titip kepada camat dan kapolsek agar kendaraan yang melintas sesuai tonase. Jalan ini milik rakyat. Jika rusak karena kelalaian, yang dirugikan adalah masyarakat sendiri,” tegasnya.

Bupati Egi juga mengungkapkan kesan personalnya terhadap Kecamatan Jati Agung. Menurutnya, perubahan infrastruktur membawa pengaruh nyata terhadap suasana dan kehidupan sosial masyarakat.

“Jati Agung terasa lebih hidup dan terang. Banyak ulama berkumpul di sini. Saat kegiatan keagamaan, suasananya sejuk dan damai. Ada berkah yang saya rasakan,” tuturnya.

Ia pun meminta masyarakat bersabar terhadap ruas jalan lain yang belum tersentuh perbaikan. Pemerintah daerah, kata Egi, harus menetapkan skala prioritas secara bertahap dan terukur.

Baca Juga :  PTPN IV Regional VII dan IKBI Gelar Bakti Sosial untuk Yayasan Disabilitas Dharma Sari

“Kami tidak bisa menyelesaikan semuanya dalam satu waktu. Tapi komitmen kami jelas: pembangunan infrastruktur di Lampung Selatan akan berjalan berkelanjutan dan merata,” katanya.

Dari sudut kerumunan, suara haru datang dari seorang warga yang telah puluhan tahun menyaksikan wajah kampungnya berubah perlahan. Tokoh masyarakat setempat sekaligus Rektor Universitas Islam An-Nur Lampung, Andi Warisno, menyebut jalan ini sebagai sejarah kecil bagi desanya.

“Saya hampir 50 tahun tinggal di sini. Baru sekarang melihat jalan sebagus ini,” ujarnya lirih. “Ini bukan sekadar jalan, tapi bukti perhatian pemerintah terhadap kami.”

Di Jati Agung, jalan Kota Baru–Sinar Rejeki kini tak lagi hanya menghubungkan dua wilayah. Ia menghubungkan harapan dengan kenyataan, mengikat doa-doa warga dengan langkah nyata pembangunan. Di atas beton yang baru mengering itu, masa depan Lampung Selatan perlahan dilalui—satu langkah, satu harapan.

Redaksi Serambi Lampung

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menata Fondasi Prestasi dari Hulu, Langkah Sunyi FORKI Lampung Menuju Panggung Besar
Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi
Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung
Persiapan Porprov dan Bidding Tuan Rumah PON 2032, KONI Lampung Intensifkan Koordinasi
Arnando Ferdiansyah, Cerita Kader Muda dan Harapan Golkar Lampung Utara
KONI Lampung Dorong Pembinaan Atlet Akuatik Berbasis Sport Science Menuju PON 2028
Pemkab Lamsel Gelar Pembahasan Rencana Pembangunan Rindam XXI Radin Inten
PMI Lamsel Gelar Muskablub
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:54 WIB

Menata Fondasi Prestasi dari Hulu, Langkah Sunyi FORKI Lampung Menuju Panggung Besar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:39 WIB

Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:17 WIB

Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:55 WIB

Arnando Ferdiansyah, Cerita Kader Muda dan Harapan Golkar Lampung Utara

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:10 WIB

KONI Lampung Dorong Pembinaan Atlet Akuatik Berbasis Sport Science Menuju PON 2028

Berita Terbaru

Lampung Utara

Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi

Sabtu, 24 Jan 2026 - 15:39 WIB

Poto: Penampilan peserta di Kejuaraan karate Gubernur cap 2026 (dok KONI LAMPUNG).

Bandar Lampung

Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung

Sabtu, 24 Jan 2026 - 11:17 WIB

Poto: Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah Saat menyerahkan batik HPN kepda Gubernur ( dok PWI Lampung).

Blog

Mirza Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2026

Jumat, 23 Jan 2026 - 17:58 WIB