Pagar Beton dan Pagar Kawat Milik Jalan Tol Di Jebol Kini Jadi Akses Pengusaha

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagar Panel Beton dan Pagar Kawat Milik Jalan Tol Di Jebol dan kini dipakai oleh pengusaha. Padahal, areal jalan tol tidak diperbolehkan untuk usaha. Foto.Juwantoro

Pagar Panel Beton dan Pagar Kawat Milik Jalan Tol Di Jebol dan kini dipakai oleh pengusaha. Padahal, areal jalan tol tidak diperbolehkan untuk usaha. Foto.Juwantoro

SERAMBI LAMPUNG – Tanpa memikirkan faktor yang mengancam pengguna jalan tol, PT Hutama Karya Aspalbeton (HKA) merupakan pengelola jalan tol Bakauheni-Terbangi (Bakter) di duga sengaja membukakan akses jalan di area lahan Tol KM 4-5 dusun Cilamaya Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan, dengan tujuan untuk mensukseskan usaha CV milik warga setempat yang membidangi pengelolaan sampah dari Kapal Roro di Pelabuhan Bakauheni.

Berdasarkan pantauan Serambi Lampung.com, Senin, 19 Mei 2025 pagar beton dan pagar kawat pada area tol yang berada di KM 4-5 itu sudah bertahun – tahun di jebol oleh pemilik usaha Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang membidang penyortiran sampah tersebut.

Bahkan, terlihat jelas kini telah di  bangun fortal baru di area tersebut. Portal itu bukan dengan tertutup melainkan terbuka, siapa saja boleh masuk di area itu.

Hal ini tentunya sangat membahayakan bagi pengguna jalan tol, karena dari aturan yang ada area tol harus tertutup untuk umum. Bila hal ini di biarkan akan mengancam keselamatan pengguna jalan tol.

Humas PT HKA Ilham Fachrul, mengaku perihal itu pihak cv nya sudah mengajukan izin ke PT. HKA. Namun, hendaknya agar permintaan izin secara bersurat kepemilik tol jika ingin menggunakan akses tol untuk kegiatannya (agar pembukaan panel beton).

Baca Juga :  Jajaran OPD di Lingkup Pemkab Lamsel Wajib Turun Bersihkan Lingkungan

“Tapi, untuk sementara ini surat masih belum kami terima dari perusahaan yang berkepentingan dan pastinya belum ada izin dari pihak pemilik tol (PT. BTB Toll),”ujarnya, kepada Wartawan Serambi Lampung.com.

Menurut dia, selanjutnya akses tersebut rencananya akan di tutup dengan tim BKO (Pamobvit Polda Lampung,red). Sebab, hingga kini sebelum ada izin dari pihak pemilik tol.

“Rencananya akan kami tutup dengan melibatkan BKO dari Polda Lampung. Hal ini juga disampaikan oleh Andri Pandiko
Manager Area Tol Bakauheni Terbanggi Besar,”katanya.

Sementara dikutip dari UU No. 38 tahun 2024 tentang jalan, UU ini mengatur tentang jalan secara umum termasuk jalan tol. Pada pasal 61 menyatakan bahwa setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi dalam ruang manfaat jalan.

Sedangkan, pada peraturan pemerintah Nomor 23 tahun 2024 tentang jalan menyimpulkan bahwa pengguna lahan tol untuk usaha tidak diperbolehkan karena merupakan ruang manfaat jalan berfungsi untuk lalulintas pembangunan jalan tol termasuk dalam kepentingan umum dan diatur oleh hukum yang berlaku.

Dilain pihak, Camat Bakauheni Furqonuddin, mengaku tidak mengetahui kegiatan usaha milik oknum warga itu. Namun, setelah pihaknya mendapatkan informasi dari jajaranya (kades Bakauheni dan aparaturnya) pihaknya baru tahu bila ada kegiatan usaha sortir sampah plastik di wilayah kerjanya itu.

Baca Juga :  Dugaan Pembelanjaan Paket Peralatan Tak Sesuai, Ini Penjelasan Direktur RS Bob Bazar Kalianda

“Saya sudah konfirmasi ke kades Bakauheni, mereka belum dapat laporan dari pemilik usaha demikian juga dengan kadus dan ketua RT di wilayah itu, mereka rata rata belum dapat laporan jadi mereka belum tahu,”katanya.

Furqon menyatakan telah memanggil pihak pengelola lahan yang dijadikan sortir sampah plastik dari kapal itu, dan pihaknya telah menegaskan bahwa tidak mengizinkan aktivitas penyortiran sampah plastik dilahan tersebut bila izinnya belum di lengkapi, termasuk masalah sengketa lahan lokasi itu.

Furkon lebih jauh menjelaskan prihal persoalan izin yang ada, harus terpenuhi secara full, dalam artian bila lahan itu ingin dimanfaatkan bidang usaha apapun itu, izin tidak separuh-separuh. Musti memenuhi syarat yang berlaku prihal pendirian izin yang ada/yang ditegakkan dalam Perda Kabupaten Lampung Selatan.

“Demikian juga prihal yang lainnya, termasuk persoalan lokasi tanah harus diselesaikan lebih dahulu, baru bisa beroperasi,” tegas mantan Lurah Bumi Agung Kecamatan Kalianda itu. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Perbaikan Sekolah Melalui Program Revitalisasi
Stok Beras Di Bulog Kalianda Aman
Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan, Wagub Jihan Sambut Baik Inisiatif KOHATI HMI
SIM Sports Lampung Andalkan Atlet Eks PON di Kejuaraan ASEAN
Lampung Siapkan Generasi Emas, Gubernur Tekankan Peran Strategis Guru
Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan
PWI Lampung Mulai Bentuk Panitia HPN Tahun 2027
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:37 WIB

Pemkab Lamsel Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:37 WIB

Perbaikan Sekolah Melalui Program Revitalisasi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:50 WIB

Stok Beras Di Bulog Kalianda Aman

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:06 WIB

Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan, Wagub Jihan Sambut Baik Inisiatif KOHATI HMI

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:52 WIB

SIM Sports Lampung Andalkan Atlet Eks PON di Kejuaraan ASEAN

Berita Terbaru

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Lampung Selatan  M. Darmawan tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Bimtek, Rabu, 10 Juni 2026. (Foto.Diskominfo Lamsel)

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:37 WIB

Kantor Dinas Pendidikan Lampung Selatan. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Perbaikan Sekolah Melalui Program Revitalisasi

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:37 WIB

Pimpinan Cabang Bulog Kalianda, Lampung Selatan tengah mengecek minyak goreng di gudang, Senin, 9 Juni 2026. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Stok Beras Di Bulog Kalianda Aman

Senin, 8 Jun 2026 - 18:50 WIB