Saat Lansia Tak Lagi Berjuang Sendiri, Puskesmas Kalianda Hadir Lewat PETA RAHASIA

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Petugaa puskemas kalianada sedang melakukan Cek Kesehatan (ist)

Poto: Petugaa puskemas kalianada sedang melakukan Cek Kesehatan (ist)

Serambi Lampung.com – Menjadi tua bukan berarti harus akrab dengan sakit-sakitan. Di UPTD Puskesmas Kalianda, Lampung Selatan, para lanjut usia justru didorong agar tetap sehat, aktif, dan mandiri melalui sebuah inovasi bernama PETA RAHASIA (Pelayanan Terpadu Ramah Lansia).

Program yang mulai dijalankan sejak 2024 itu lahir dari kenyataan yang sering dihadapi para lansia. Banyak di antara mereka kesulitan datang ke fasilitas kesehatan karena kondisi fisik yang mulai menurun, keterbatasan mobilitas, hingga minimnya pendampingan keluarga.

Alih-alih hanya menunggu pasien datang, Puskesmas Kalianda memilih menjemput kebutuhan mereka. Pelayanan kesehatan dibuat lebih dekat, lebih ramah, dan lebih menyeluruh sehingga para lansia tetap bisa memperoleh pemeriksaan secara rutin.

Melalui PETA RAHASIA, layanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan. Program ini juga menitikberatkan pada upaya pencegahan penyakit, pemantauan kondisi kesehatan secara berkala, hingga menjaga kebugaran agar para lansia tetap produktif menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Opera Pool & Cafe Jaring Atlet Biliar Profesional Lewat Tournament 10 Ball

Inovasi tersebut diperkuat oleh tiga program pendukung. Pertama, PIRING KETAN LANSIA, layanan skrining kesehatan rutin untuk mendeteksi penyakit sejak dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Kemudian ada SELASIH MANIS, kegiatan senam sehat yang dipadukan dengan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Tak sekadar berolahraga, para peserta juga memiliki ruang untuk berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga semangat hidup melalui kebersamaan.

Sementara bagi lansia yang sudah tidak memungkinkan datang ke puskesmas, tersedia SALAM LANSIA, layanan kunjungan tenaga kesehatan ke rumah. Dengan cara ini, pemeriksaan kesehatan tetap bisa dilakukan tanpa membebani para lansia yang memiliki keterbatasan bergerak.

Kepala UPTD Puskesmas Kalianda, dr. Luthfy Uly Marcelyne Sihite, mengatakan PETA RAHASIA bukan sekadar inovasi pelayanan kesehatan. Program tersebut merupakan wujud komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih manusiawi dan berpihak kepada kelompok rentan.

Baca Juga :  Pencabutan HGU SGC Tuai Kritik, Dinilai Rusak Kepercayaan Investor

“Keberhasilan program ini mutlak bergantung pada komitmen semua pihak. Sinergi antara tenaga kesehatan yang berdedikasi, aparatur desa yang memfasilitasi, serta partisipasi masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan lansia yang sehat dan mandiri,” kata Luthfy, Jumat (17/7).

Baginya, menjaga kesehatan lansia bukan hanya memperpanjang harapan hidup. Lebih dari itu, setiap orang tua berhak menikmati masa senja dengan tubuh yang sehat, rasa aman, serta lingkungan yang peduli.

Melalui PETA RAHASIA, Puskesmas Kalianda ingin memastikan pelayanan kesehatan tidak berhenti di ruang pemeriksaan. Program ini menjadi gerakan bersama yang menghadirkan perhatian, kepedulian, dan harapan agar setiap lansia tetap menjalani hari-harinya dengan sehat, bermartabat, dan bahagia.

(Red).

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi
Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung
Kades Pematang Baru Masih Kosong
Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan, Bakal Calon Ketua PWI Lampung Tunggu Verifikasi
Sudah Setor Rp496 Juta, Aset Tetap Dilelang Rp621 Juta, Warga Lampung Barat Keberatan
Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis
PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Buka Peluang Kolaborasi
Kantah Lampung Selatan Partisipasi Dalam Percepatan Integrasi NIB dan NOP
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Sudah Setor Rp496 Juta, Aset Tetap Dilelang Rp621 Juta, Warga Lampung Barat Keberatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis

Berita Terbaru

Oplus_131072

Lampung Selatan

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:57 WIB

Blog

Iklan Kehilangan

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:50 WIB