SERAMBI LAMPUNG – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan menyatakan realisasi penyerapan belanja daerah per 15 Juli 2026 sebesar
Rp813.746.969.003 atau 36,63 â„… dari APBD Lamsel sebesar Rp2.211.537.910.259.
Hal ini dikatakan Kepala BPKAD Lampung Selatan Rini Ariasih, Kamis, 16 Juli 2026, ketika dihubungi via aplikasi WhatsApp -nya.
Disinggung apa yang menjadi kendala dalam penyerapan anggaran Rini Ariasih, mengatakan hingga kini tidak ada kendala. Namun, hanya ada Perangkat Daerah (PD) yang mempunyai kegiatan fisik masih dalam proses tender dan awal pelaksanaan kontrak.
“Alhamdulillah, tidak ada kendala terkait penyerapan anggaran,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, mengatakan realisasi Belanja APBD Lamsel hingga Juli 2026 tercatat sebesar 36,63%. Capaian tersebut masih sejalan dengan tahapan pelaksanaan APBD, mengingat sebagian besar belanja yang bernilai besar merupakan pekerjaan fisik yang saat ini masih dalam proses pengadaan maupun tahap awal pelaksanaan.
Dia menjelaskan, perangkat daerah seperti Dinas PU-PR, Dinas Perkim, Dinas TPH Bun, BPPRD dan RSUD Bob Bazar Kalianda saat ini telah memasuki proses tender maupun pelaksanaan pekerjaan setelah penandatanganan kontrak. Pembayaran atas pekerjaan tersebut belum dapat dilakukan karena progres pekerjaan belum memenuhi ketentuan untuk pengajuan pembayaran. Sehingga realisasinya belum tercatat dalam laporan keuangan.
“Di sisi lain, realisasi belanja pada kecamatan rata-rata telah mencapai di atas 40 persen, yang menunjukkan bahwa belanja operasional dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.
Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus melakukan percepatan pelaksanaan seluruh kegiatan, termasuk mengawal proses pengadaan, pelaksanaan kontrak dan penyerapan anggaran secara berkala.
“Kami optimistis realisasi APBD Lampung Selatan akan meningkat signifikan pada semester II seiring dimulainya pelaksanaan pekerjaan fisik dan pengajuan pembayaran sesuai progres pekerjaan, “tambahnya.
Menurut dia, yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bukan hanya kecepatan penyerapan anggaran. Namun, juga memastikan setiap rupiah APBD Lamsel memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ya, tentunya dengan tetap mengedepankan kualitas, akuntabilitas dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, “katanya. (MAN)









