BANDAR LAMPUNG — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga melalui karya dan prestasi anak bangsa. Kabar membanggakan datang dari dunia seni tari Lampung.
Sanggar Tari Sastria Bhineka Budaya Bandar Lampung berhasil meraih Gold Medal dalam ajang Bandung International Dance Competition (BIDC) 2026, kategori Senior Group Traditional.
Kompetisi tersebut berlangsung pada 13–16 Agustus 2026 di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara. Ajang internasional ini juga menghadirkan dewan juri yang berasal dari Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong.
Dalam kompetisi tersebut, delapan penari Sastria Bhineka Budaya, yakni Zahira, Queen, Malika, Gendis, Erlita, Divya, Clarissa, dan Dila, tampil memukau dengan membawakan seni tari tradisional. Penampilan mereka berhasil mencuri perhatian sekaligus memikat para juri dan penonton.
Raihan Gold Medal ini menjadi prestasi membanggakan sekaligus kado istimewa bagi Lampung menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa generasi muda Lampung memiliki kemampuan untuk terus berkarya, berprestasi, dan memperkenalkan kekayaan seni serta budaya daerah ke tingkat nasional maupun internasional.
Melalui prestasi Sastria Bhineka Budaya, semangat melestarikan budaya daerah kembali menunjukkan bahwa seni tradisional bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas yang dapat terus tumbuh dan mengharumkan nama Lampung di panggung dunia. (***)









