DTPH -Bun Lamsel Akan Kembangkan KPK dan Kelapa Kopyor

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran DTPH -Bun Lampung Selatan lakukan kunker ke Bogor. (Foto.Ist)

Jajaran DTPH -Bun Lampung Selatan lakukan kunker ke Bogor. (Foto.Ist)

SERAMBI LAMPUNG – Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHBun) Kabupaten Lampung Selatan, akan kembali mengembangkan produksi Kelapa Puan Kalianda (KPK) yang sempat populer ditahun 2017.

Sebagai langkah awal untuk pengembangan salah satu komoditas unggulan di Lampung Selatan ini, Plt. Kepala DTPHBUN Lampung Selatan Mugiyono, bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja ke PT. Risen Perkebunan Nusantara (RPN) Bogor, Rabu, 27 Agustus 2025.

Mugiyono menjelaskan, tujuannya ke PT. RPN Bogor bersama jajarannya itu, untuk menggali lebih dalam ilmu teknologi pengembangan kelapa kopyor sekaligus menjajaki kerjasama transfer teknologi pengembangan kultur embrio kopyor.

“Kami pilih PT. RPN, karena mereka selama ini sudah sukses dalam mengembangkan kultur embrio kopyor, dan kami ingin mengadopsi ilmunya,”ujar Mugiyono, usai berdialog dengan pihak PT. RPN.

Baca Juga :  Besok KONI Lamsel Musorkablub, 7 Cabor Tak Aktif Tak Bisa Ikut Memilih

Mugiyono menyatakan Lampung Selatan sebenarnya sudah
memiliki varietas unggulan lokal yang telah di lepas oleh Kementerian Pertanian RI pada tahun 2017, berupa kelapa puan kalianda dan kelapa kopyor varietas dalam, kini masih terus dikembangkan oleh UPTD Balai Produksi Benih TPHBUN Lampung Selatan.

“Dalam mengembangkan varietas yang sudah ada tersebut, kami masih memiliki banyak kendala khususnya dalam hal memperbanyak invitro, oleh karena itu kami berkujung kesini (PT. RPN) untuk cari tahu bagaimana cara mengembangkanya,”ungkapnya.

Dia mengatakan, pihaknya optimis produksi kelapa puan kalianda dan kelapa kopyor varietas dalam di Lampung Selatan bisa kembali berkembang. Jika ilmu yang diperoleh diterapkan secara maksimal.

Baca Juga :  Aparat Diminta Tindak Tegas Maraknya Peredaran Rokok Ilegal di Lampung Selatan

“Kelapa Puan Kalianda adalah ikonnya Lampung Selatan, oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian khusus,”katanya.

Dalam kunjungan itu, rombongan DTPHBUN Lampung Selatan disambut oleh Tim Riset Pusat Penelitian Kelapa Sawit Unit Bogor (PPKS-UB) Ciomas diantaranya,
Wakil PPKS UB, Riza Arief Putranto, Imron Riyadi, Agus Susanto, dan Deden Dewantara Eris.

“Alhamdulillah mereka menyambut baik niat dan tujuan yang kami sampaikan, dan mereka menyatakan siap untuk bekerjasama dan membantu pengembangan produksi kelapa puan dan kelapa kopyor di Lampung Selatan,”katanya lagi.

Selama waktu kunjungan, rombongan DTPHBUN Lampung Selatan diajak berkeliling melihat secara langsung ruang laboratorium kultur jaringan, lokasi kebun aklimatisasi dan kios kopyor yang ada dilokasi PT. RPN. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Mulai Buka Selter JPTP
Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!
Kantah Lampung Selatan Genjot Sertipikasi Aset Tol
Pemkab Lamsel Gelar Diseminasi Paredi
Penyerapan APBD Lamsel Masih Minim
Sekdakab Lamsel Minta Kepada OPD Laksanakan Penyerapan Anggaran
100 Sertifikat PTSL Dibagikan di Tanjung Baru, Warga Dapat Kepastian Hukum
Dinas Peternakan Lampung Selatan Berikan Pelayanan Vaksin Rabeis Gratis
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:34 WIB

Pemkab Lamsel Mulai Buka Selter JPTP

Kamis, 23 April 2026 - 21:46 WIB

Kantah Lampung Selatan Genjot Sertipikasi Aset Tol

Kamis, 23 April 2026 - 10:27 WIB

Pemkab Lamsel Gelar Diseminasi Paredi

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

Penyerapan APBD Lamsel Masih Minim

Senin, 20 April 2026 - 18:09 WIB

Sekdakab Lamsel Minta Kepada OPD Laksanakan Penyerapan Anggaran

Berita Terbaru

Info Pengumuman Selter JPTP

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Mulai Buka Selter JPTP

Senin, 27 Apr 2026 - 09:34 WIB