BANTEN – Kontingen pencak silat Lampung tampil menggila di ajang Banten Open Championship. Turun dengan lima atlet terbaik, tim IPSI Lampung sukses keluar sebagai juara umum usai mendominasi podium.
Total, Lampung mengoleksi 4 medali emas dan 1 perak. Hasil itu sekaligus menegaskan kekuatan pesilat Bumi Ruwa Jurai di level nasional.
Empat emas masing-masing disumbangkan M. Wildan (kelas E putra), Riski Enjel Pinata (kelas A putri), Siti Nur Afifah (kelas B putri), dan Salwa Naila (kelas C putri). Sementara satu perak diraih Ahmad Nur Sholeh.
Tak cuma itu, dominasi Lampung makin lengkap setelah M. Wildan dan Riski Enjel Pinata dinobatkan sebagai atlet terbaik putra dan putri. Keduanya dinilai tampil impresif, unggul secara teknik, serta menjunjung tinggi sportivitas sepanjang pertandingan.
Pelatih IPSI Lampung, Rafiqa Heryas, mengungkapkan kejuaraan ini memang dijadikan sebagai ajang uji coba bagi para atlet.
“Ini bagian dari try out. Kami ingin atlet terus terasah mental bertandingnya dan tidak cepat puas. Ke depan tantangannya akan lebih berat,” kata Rafiqa.
Menurutnya, hasil ini menjadi bukti bahwa program pembinaan berjalan di jalur yang tepat. Namun ia menegaskan, capaian tersebut bukan akhir.
Terpisah, Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, mengaku bangga dengan pencapaian para atlet. Meski begitu, ia mengingatkan agar para pesilat tidak terlena.
“Prestasi ini harus jadi motivasi. Tingkatkan terus kemampuan, baik fisik, teknik, maupun taktik. Masih banyak tantangan ke depan yang harus dihadapi,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa pencak silat Lampung siap bersaing di berbagai kejuaraan besar berikutnya.









