LAMSEL – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, merilis capai kegiatan Emergency dan non Emergency yang berhasil di tangani sepanjang Bulan Januari hingga Juli 2026.
Dari beberapa penanganan, persoalan evakuasi non emergency mendominasi yang telah terjadi hingga berhasil di tangani Damkarmat Lampung Selatan.
Kabid Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah. Memaparkan pencapai penangan berbagai kasus yang terjadi di Bumi Ragom Mupakat sejak Bulan Januari hingga Juli. Salah satunya kebakaran yang terjadi di kecamatan Kalianda dan Kecamatan Natar. Jum’at (17/7/2026).
“Kita melaporkan dari Januari sampai Juli ini tahun 2026 tercatat 59 kasus kebakaran, dalam hal ini yang mendominasi kebakaran rumah yang terbanyak di dua kecamatan, kecamatan Kalianda dan kecamatan Natar. Di tempat lainya itu kebakaran seperti tempat sampah dan lahan, ” kata Rully.
Sementara baru baru ini telah terjadi kebakaran di lahan terbuka hingga hampir mencapai 10 kali terjadi.
“Baru beberapa bulan ini telah terjadi kurang lebih 8 kali, terjadi kebakaran di jalan toll, ” ujar Rully.
Dalam hal penanganan kasus non kebakaran atau penyelamatan sejak Jaunuari hingga Juli mencapai angka yang fantastis yang pernah di tangani Damkarmat Lampung Selatan.
” Kita menangani 377 penanganan non Emergency, dalam hal ini kami mengatasi sarang tawon itu 57 kali penanganan dari masing masing kecamatan, dari yang lainnya seperti evakuasi kucing, ular, cincin dan yang lain lain yang sifatnya emergency itu, ” ungkapnya.
Kendala kekurangan akan kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang krusial di tengah kehidupan masyarakat Lampung Selatan.
“Untuk pendistribusian air bersih dari Januari sampai Juli ini kita sudah 69.950 liter kita distribusikan kemasyarakatan yang terdampak kekurangan air, dan pada Kami 16 Juli 2026 sebanyak 4000 liter air bersih bersumber PDAM telah kami distribusikan kemasyarakatan, Dusun Suka Damai, Desa Babatan Kecamatan Katibung, ” pungkas Rully. (Red).









