SERAMBI LAMPUNG. com – Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Lampung mulai memanaskan persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026.
Bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung, Pertina menggelar VIP Boxing Lampung Road to PON Beladiri 2026 di PKOR Way Halim, Sabtu (4/7/2026) malam.
Ajang tersebut menjadi bagian dari proses seleksi sekaligus evaluasi atlet yang diproyeksikan tampil pada PON Beladiri yang berlangsung Oktober 2026.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan kejuaraan ini menjadi langkah awal untuk membentuk tim terbaik Lampung. Selain membidik hasil di PON Beladiri, pembinaan juga diarahkan untuk menghadapi PON Utama 2028.
“Harapan kami Pertina bisa menyumbangkan medali untuk Lampung. Waktu yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena setelah ini masih ada Porprov, PON Beladiri, hingga tahapan menuju PON 2028,” kata Taufik.
Menurut Taufik, regenerasi atlet menjadi pekerjaan rumah yang tak kalah penting. Ia berharap Pertina mampu melahirkan petinju-petinju muda yang siap menggantikan atlet senior agar prestasi tinju Lampung tetap terjaga.
Ketua Pertina Lampung, Hermanto, menyebut VIP Boxing bukan sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi tolok ukur kesiapan atlet, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental.
“Ini ajang evaluasi agar atlet semakin disiplin berlatih dan siap memenuhi target medali untuk Lampung di PON Beladiri,” ujarnya.
Pada PON Beladiri 2026, cabang olahraga tinju akan mempertandingkan 20 nomor, terdiri dari sembilan kelas putri dan 11 kelas putra.
Meski persaingan dipastikan ketat, Pertina Lampung tetap memasang target tinggi. Hermanto menegaskan pihaknya memburu sedikitnya satu medali emas.
“Target kami satu emas. Soal perak dan perunggu tentu kami berharap bisa lebih. Yang jelas seluruh atlet akan berjuang habis-habisan untuk membawa pulang medali bagi Lampung,” tegasnya. (Rls).









