Warga Serang Ditemukan Gantung Diri di Perkebunan Desa Babatan

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat dan warga melepaskan tali yangdi gunakan korban untuk gantung diri, selanjutnya korban di bawa kerumah sakit terdrkat 
(poto Asef).

Aparat dan warga melepaskan tali yangdi gunakan korban untuk gantung diri, selanjutnya korban di bawa kerumah sakit terdrkat (poto Asef).

SERAMBI LAMPUNG – Seorang warga ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon di area perkebunan warga Desa Babatan, Kabupaten Lampung Selatan selasa ( 24/2)

Penemuan ini menggemparkan warga setempat yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Menurut keterangan warga, sebelum kejadian, korban sempat turun dari sebuah travel. Salah satu tukang ojek di pangkalan desa setempat sempat menanyakan tujuannya. Korban mengaku berasal dari Serang dan sedang mencari keluarganya di Desa Babatan.

Baca Juga :  Zulkifli Anwar Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

“Kami sempat menawarkan jasa ojek, tetapi korban menolak. Dia hanya mengatakan bahwa tidak punya uang,” ujar seorang tukang ojek yang enggan disebut namanya.

Warga juga sempat melihat korban yang bernama Bahri, 56 tahun, asal Serang itu, membeli tali di Pasar Babatan sebelum akhirnya ditemukan tewas. Penemuan korban pertama kali dilaporkan oleh seorang petani yang hendak memanen kacang di perkebunan.

Baca Juga :  Peran BPD Sangat Penting Dalam Pengawasan Keuangan Desa

Saat ini, aparat kepolisian dari Polsek setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif di balik kejadian ini. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengenal korban atau keluarganya untuk segera melapor ke pihak berwajib guna membantu proses identifikasi lebih lanjut. (Sef).

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Raih Nilai 93,86 dari KPK
Tambang Ilegal di Natar Dihentikan Usai Protes Warga, Penutupan Tanpa Surat Resmi
Pemkab Lamsel Akan Bedah Rumah Pada Juni 2026
Pemkab Lamsel Mulai Buka Selter JPTP
Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!
Kantah Lampung Selatan Genjot Sertipikasi Aset Tol
Pemkab Lamsel Gelar Diseminasi Paredi
Penyerapan APBD Lamsel Masih Minim
Berita ini 192 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:16 WIB

Pemkab Lamsel Raih Nilai 93,86 dari KPK

Senin, 27 April 2026 - 21:29 WIB

Tambang Ilegal di Natar Dihentikan Usai Protes Warga, Penutupan Tanpa Surat Resmi

Senin, 27 April 2026 - 15:11 WIB

Pemkab Lamsel Akan Bedah Rumah Pada Juni 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 23:11 WIB

Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!

Kamis, 23 April 2026 - 21:46 WIB

Kantah Lampung Selatan Genjot Sertipikasi Aset Tol

Berita Terbaru

Poto: Atlet Lampung matangkan persiapan jelang kejurnas ( dok Humas KONI Lampung).

Bandar Lampung

Tim Lampung Bidik Prestasi Maksimal di Kejuaraan Nasional 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:16 WIB

Pemkab Lamsel gelar rakor terkait capaian yang diraih dari KPK. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Raih Nilai 93,86 dari KPK

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:16 WIB

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tengah meletakan batu pertama pada program bedah rumah.

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Akan Bedah Rumah Pada Juni 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 15:11 WIB