Raker UIN RIL 2025, Sekjen Kemenag RI: Kampus Harus Berdampak bagi Masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin MA, menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam di Indonesia harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Hal ini disampaikannya secara daring dalam Rapat Kerja (Raker) 2025 UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) pada Kamis (20/2/2025). Sementara itu, jajaran pimpinan UIN RIL mengikuti acara secara luring di Ballroom kampus.

Raker yang berlangsung pada 19-20 Februari 2025 ini mengusung tema Pengembangan Kelembagaan Menuju Rekognisi Internasional. Acara tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan dan sivitas akademika UIN RIL.

Dalam paparannya, Prof Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa meskipun dirinya tidak hadir secara fisik di Lampung, ia memiliki kedekatan dengan kampus ini sejak menjabat sebagai Dirjen Pendidikan Islam. “Lampung bukan kampus yang asing bagi saya. Dulu, saya sering berkunjung ke sana dan menyaksikan pembangunan yang pesat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dirjen Pendis Harap UIN Lampung Bisa Jadi Institusi yang Agile

Sekjen Kemenag RI menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi Islam dalam membangun peradaban Islam yang berpengaruh di tingkat global. Ia mengutip penelitian dari seorang akademisi Inggris yang menyebut tiga universitas paling berpengaruh dalam dunia Islam, yakni Universitas Al-Azhar di Mesir, Universitas Madinah di Arab Saudi, dan Al-Mustafa International University di Iran.

“Mereka berpengaruh bukan karena peringkat akademiknya, tetapi karena alumninya tersebar luas dan menjadi rujukan keagamaan di berbagai negara,” jelasnya.

Dalam konteks ini, ia mendorong PTKIN di Indonesia untuk bercita-cita menjadi salah satu kiblat studi Islam dunia.

“Kita memiliki komunitas akademik yang bisa kita promosikan ke tingkat internasional. Namun, kita perlu mengembangkan kajian keislaman yang dapat diakui secara global,” imbuhnya.

Menurut Prof Kamaruddin, keunggulan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari pemeringkatan internasional, tetapi juga dari dampaknya bagi masyarakat.

“Janggal rasanya jika ada kampus Islam besar di suatu daerah, tetapi masyarakat di sekitarnya tidak bisa membaca Al-Qur’an dengan baik atau masih banyak yang berada dalam kemiskinan,” katanya.

Baca Juga :  Zita Anjani Kukuhkan Bunda PAUD Kecamatan

Ia menegaskan, para akademisi harus memastikan perguruan tinggi Islam berkontribusi secara nyata dalam kehidupan sosial.

“Kita memiliki ribuan majelis taklim di Indonesia. Ini adalah modal besar yang menunjukkan bahwa keberagamaan kita berdampak langsung di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Prof Kamaruddin mengajak seluruh pimpinan UIN RIL untuk lebih memikirkan bagaimana kampus dapat menjadi pusat perubahan yang nyata.

“Keberadaan kampus tidak boleh hanya sebatas mengajar dan meneliti. Kampus harus berdaya guna bagi masyarakat sekitar, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial,” tegasnya.

Raker 2025 UIN RIL ini diharapkan dapat merumuskan strategi yang lebih konkret untuk meningkatkan daya saing dan rekognisi internasional, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam kehidupan masyarakat. (An/AH)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Lampung Genjot Vokasi dan Magang Luar Negeri untuk Serap Peluang Kerja Global
Sempurna Tanpa Cela, dr. Adilla Jadi Bintang Wisuda Unila 2026
Festival Literasi Jangan Hanya Seremonial Tapi, Ini Untuk Menumbuhkan Minat Membaca
Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Soroti Dugaan Pengkondisian Pembelian Bahan Bangunan pada Program Revitalisasi Sekolah
Natar, Menjadi Kecamatan Puncak Digelarnya Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamsel
Gebyar Bunda PAUD Lampung Selatan Semarak
Sosialisasi Budaya Membaca dan Listerasi Berlanjut di Sidomulyo
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamsel Gelar Sosialisasi Budaya Baca dan Listerasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 05:58 WIB

Gubernur Lampung Genjot Vokasi dan Magang Luar Negeri untuk Serap Peluang Kerja Global

Senin, 30 Maret 2026 - 13:41 WIB

Sempurna Tanpa Cela, dr. Adilla Jadi Bintang Wisuda Unila 2026

Rabu, 26 November 2025 - 12:24 WIB

Festival Literasi Jangan Hanya Seremonial Tapi, Ini Untuk Menumbuhkan Minat Membaca

Jumat, 7 November 2025 - 09:27 WIB

Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Soroti Dugaan Pengkondisian Pembelian Bahan Bangunan pada Program Revitalisasi Sekolah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 10:48 WIB

Natar, Menjadi Kecamatan Puncak Digelarnya Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamsel

Berita Terbaru

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tengah meletakan batu pertama pada program bedah rumah.

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Akan Bedah Rumah Pada Juni 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 15:11 WIB

Info Pengumuman Selter JPTP

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Mulai Buka Selter JPTP

Senin, 27 Apr 2026 - 09:34 WIB