Hewan Ternak Sakit, Kini Telah Membaik

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

SERAMBI LAMPUNG – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lampung Selatan menyatakan hewan ternak seperti sapi dan kambing di Desa Kedaung, Kecamatan Sragi, Lamsel kini kondisinya telah membaik.

“Kami tadi sudah cek ke Desa Kedaung bersama UPT Keswan, Sekdes dan Camat. Alhamdulillah, kini kondisi hewan ternak yang sakit sudah membaik dan masa pemulihan,”ujar Kepala Disnakkeswan Lampung Selatan Rini Ariasih, Rabu, 11 November 2025.

Menurut dia, pada Jumat, 7 November 2025 lalu memang ada beberapa hewan ternak yang sakit. Bahkan, pada September – Oktober 2025 lalu hewan ternak yang mati. Namun, hewan ternak yang mati usianya masih kecil atau anakan sapi (Pedet,red). Secara klinis gejala hewan ternak mati menyerupai Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Selain itu, faktor penyebab hewan ternak mati antara lain faktor cuaca (pancaroba,red), sanitasi yang kurang baik, makanan berupa rumput yang konsumsi hewan ternak pun bukan rumput yang dianjurkan seperti rumput gajah. Bahkan, tidak pernah diberi konsentrat.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat Dukung Program Kesehatan Bupati Egi, Dorong Layanan Cukup Gunakan KTP

“Kemungkinan, penyebab hewan ternak mati juga karena wilayah Sragi kerap sebagai lintasan jual beli ternak dari daerah lain. Tapi, Alhamdulillah, kami sudah berupaya memberikan pengobatan terhadap hewan ternak dan penyemprotan dispektan pada kandang. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan,”katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Erma Yusneli Siap Beri Dukungan

Dia pun mengimbau kepada para peternak untuk segera melaporkan ke UPT Keswan. Jika, hewan ternaknya terserang virus. Jangan menunggu hewan ternak sakitnya parah baru melaporkan.

“Penyakit pada hewan ternak yang disebabkan oleh virus harus dilakukan pengobatan dan diberikan vaksin, pencegahan serta sebagai kekebalan tubuh pada hewan ternak,”tegasnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi
Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung
Kades Pematang Baru Masih Kosong
Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan, Bakal Calon Ketua PWI Lampung Tunggu Verifikasi
Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis
PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Buka Peluang Kolaborasi
Kantah Lampung Selatan Partisipasi Dalam Percepatan Integrasi NIB dan NOP
Kantah Lampung Selatan Perkuat Sinergi Dengan Pemkab Lamsel
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:00 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Buka Peluang Kolaborasi

Berita Terbaru

Oplus_131072

Lampung Selatan

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:57 WIB

Blog

Iklan Kehilangan

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:50 WIB