Angka Prevalensi Stunting di Lamsel Naik, Kerja Pencegahan, Percepatan Sunting Tidak Boleh Kendor

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lampung Selatan M.Syaiful Anwar tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Pra .Musrenbang Stunting. .(Foto.Juwantoro)

Wakil Bupati Lampung Selatan M.Syaiful Anwar tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Pra .Musrenbang Stunting. .(Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Stunting bukan sekedar isu kesehatan. Namun, stunting adalah isu pembangunan. Hal ini menyangkut kualitas sumber daya manusia, produktivitas masa depan dan daya saing daerah.

“Jika kita ingin Lampung Selatan maju, maka kita harus memastikan generasi mudanya tumbuh sehat, cerdas dan kuat,”ujar Wakil Bupati Lamsel M.Syaiful Anwar, ketika membuka kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting, Selasa, 3 Maret 2026, di Aula Rajabasa Kantor Bupati setempat.

Dia mengatakan, sebagai informasi, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2024, Prevalensi Stunting di Kabupaten Lampung Selatan berada pada angka 10,4 persen. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 0,1 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 10,3 persen.

“Kenaikan ini menjadi pengingat bagi kita bahwa kerja-kerja percepatan tidak boleh kendor dan tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Tapi, kita bersyukur karena posisi kita masih relatif terkendali. Namun rasa syukur itu harus diikuti dengan kerja keras yang lebih terarah. Target kita jelas, tren harus menurun dan penurunannya harus konsisten dari tahun ke tahun,”katanya.

Dia pun menjelaskan, perencanaan tahun 2026 menuju 2027 harus memperkuat pendekatan konvergensi. Intervensi spesifik dan intervensi sensitif harus terintegrasi dan saling menguatkan. Intervensi spesifik memastikan ibu hamil, bayi dan Balita memperoleh layanan kesehatan dan asupan gizi yang optimal.
Intervensi sensitif memastikan akses air minum layak, sanitasi yang baik, ketahanan pangan keluarga, perlindungan sosial, serta edukasi pola asuh berjalan efektif.

Baca Juga :  Warga Serang Ditemukan Gantung Diri di Perkebunan Desa Babatan

Dia menambahkan, Kunci keberhasilan kita terletak pada integrasi program, ketepatan sasaran dan konsistensi pelaksanaan. Maka, dalam penyusunan rencana tahun 2027, kami menekankan empat hal strategis.
Pertama, penguatan basis data keluarga berisiko stunting sebagai dasar penetapan sasaran program. Data harus akurat, mutakhir dan menjadi rujukan bersama seluruh perangkat daerah;
Kedua, penajaman lokus desa dan kelurahan prioritas berdasarkan analisis situasi dan capaian kinerja. Kita harus fokus pada wilayah yang benar-benar membutuhkan intervensi lebih intensif;
Ketiga, sinkronisasi program dan kegiatan lintas perangkat daerah agar tidak terjadi duplikasi serta memastikan efektivitas anggaran. Setiap program harus saling melengkapi, bukan berjalan sendiri-sendiri dan
Keempat, penguatan monitoring dan evaluasi berbasis indikator output dan outcome yang terukur. Kita ingin melihat dampak nyata di lapangan, bukan hanya laporan administratif.

Baca Juga :  Pandu akan Fokus Urus Keluarga, Pasca Selesai Menjabat

“Sebagai Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) Kabupaten Lampung Selatan, saya mengajak seluruh jajaran, dari kabupaten, kecamatan, hingga desa untuk mengoptimalkan peran koordinasi, fasilitasi dan pengendalian aksi konvergensi. Libatkan kader pembangunan manusia, PKK, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha melalui CSR, serta dukungan media. Sebab, penurunan stunting adalah tanggungjawab bersama, kerja kolaboratif dan gerakan kolektif seluruh elemen daerah,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia
Musrenbang Tematik Stunting Kabupaten Lampung Selatan Andi Nurizal, mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni
melakukan evaluasi kinerja perangkat daerah Lamsel dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting berdasarkan hasil analisis situasi,
merumuskan usulan program/kegiatan intervensi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting dan mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi.

“Dari kegiatan ini diharapkan yakni dokumen yang berisi daftar rencana program/kegiatan Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang terbagi dalam bidang sarana dan prasarana, sosial budaya dan ekonomi. Lalu, berita acara hasil pra musrenbang kabupaten Lampung Selatan,”katanya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Perbaikan Sekolah Melalui Program Revitalisasi
Stok Beras Di Bulog Kalianda Aman
SIM Sports Lampung Andalkan Atlet Eks PON di Kejuaraan ASEAN
PWI Lampung Mulai Bentuk Panitia HPN Tahun 2027
Bupati Lamsel Serahkan SK PNS Formasi Tahun 2024
Pemprov Lampung Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Brrmotor
ASDP Bakauheni Terapkan Sterilisasi Pelabuhan dan Parkir Digital Mulai 15 Juni 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:37 WIB

Pemkab Lamsel Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:37 WIB

Perbaikan Sekolah Melalui Program Revitalisasi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:50 WIB

Stok Beras Di Bulog Kalianda Aman

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:52 WIB

SIM Sports Lampung Andalkan Atlet Eks PON di Kejuaraan ASEAN

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:45 WIB

PWI Lampung Mulai Bentuk Panitia HPN Tahun 2027

Berita Terbaru

Poto: Ketua umum KONI Lampung Taufik Hidayat

Bandar Lampung

Kejuaraan Antarklub Digelar, Orado Lampung Perkuat Jalan Menuju PON

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:06 WIB

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Lampung Selatan  M. Darmawan tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Bimtek, Rabu, 10 Juni 2026. (Foto.Diskominfo Lamsel)

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:37 WIB

Kantor Dinas Pendidikan Lampung Selatan. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Perbaikan Sekolah Melalui Program Revitalisasi

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:37 WIB

Pimpinan Cabang Bulog Kalianda, Lampung Selatan tengah mengecek minyak goreng di gudang, Senin, 9 Juni 2026. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Stok Beras Di Bulog Kalianda Aman

Senin, 8 Jun 2026 - 18:50 WIB