SERAMBI LAMPUNG.COM – Pagi itu suasana di lingkungan Universitas Bandar Lampung terasa sedikit berbeda. Beberapa tamu penting datang berkeliling kampus, meninjau lapangan, gedung olahraga, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Namun kunjungan itu bukan sekadar melihat bangunan. Ada harapan besar yang ikut menyertai setiap langkah.
Rombongan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Lampung dipimpin Ketua Taufik Hidayat bersama Wakil Ketua IV Achmad Chrisna Putra.
Mereka datang untuk melihat lebih dekat potensi fasilitas olahraga di kampus tersebut fasilitas yang suatu hari bisa menjadi bagian dari panggung besar olahraga nasional.
Bagi sebagian orang, lapangan dan gedung olahraga mungkin hanya tempat berlatih. Tetapi bagi atlet, pelatih, dan para penggiat olahraga, tempat-tempat itu adalah ruang lahirnya mimpi.
Rektor UBL Yusuf Barusman memahami betul hal tersebut. Ia menyambut rombongan dengan hangat dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
“Kampus bukan hanya tempat belajar di kelas. Kami ingin fasilitas yang ada juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan olahraga, pembinaan atlet, dan kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bagi KONI Lampung, kunjungan ini adalah bagian dari langkah panjang menuju cita-cita besar menjadikan Lampung sebagai bagian dari tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2032 bersama Provinsi Banten.
Persiapan itu tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Setiap fasilitas harus dipetakan, setiap potensi harus dihitung. Dari stadion besar hingga fasilitas olahraga di kampus-kampus, semuanya dapat menjadi bagian penting dari ekosistem olahraga daerah.
Taufik Hidayat mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan olahraga. Selain menyediakan fasilitas, kampus juga menjadi tempat lahirnya generasi muda yang kelak bisa mengharumkan nama daerah.
“UBL memiliki sarana yang sangat potensial. Jika dimanfaatkan bersama, fasilitas ini bisa menjadi ruang bagi atlet untuk berkembang sekaligus mendukung kesiapan Lampung menuju PON 2032,” kata dia.
Dalam waktu dekat, tim dari Komite Olahraga Nasional Indonesia dijadwalkan datang ke Lampung untuk melihat langsung kesiapan sarana olahraga yang ada.
Namun di balik semua rencana besar itu, ada satu hal yang lebih penting: semangat kebersamaan. Ketika pemerintah, organisasi olahraga, dan perguruan tinggi berjalan seiring, mimpi besar itu tidak lagi terasa jauh.
Di lapangan kampus yang sederhana itu, mungkin suatu hari nanti akan lahir atlet-atlet yang membawa nama Lampung ke panggung nasional. Dan siapa tahu, dari tempat yang sama pula, sejarah menuju PON 2032 mulai ditulis.
Redaksi: Serambi lampung.com
Editor : Muslim Pranata.









