Fiberstar Bongkar Tiang Fiber Optik di Lahan Pribadi Setelah Dilaporkan ke Polisi

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Mega Akses Persada (Fiberstar) langsung membongkar tiang fiber optik usia di Laporkan ke pihak kepolisian.

PT Mega Akses Persada (Fiberstar) langsung membongkar tiang fiber optik usia di Laporkan ke pihak kepolisian.

Bandar Lampung –  Sehari pasca-dilaporkan ke Polresta Bandarlampung, PT Mega Akses Persada (Fiberstar) langsung membongkar tiang fiber optik, Sabtu (18-1-2025).

Tiang yang dibangun tanpa izin di lahan pribadi milik Andi S. Panjaitan itu berada di Gang Vanili 4, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung.

Hariman, perwakilan Fiberstar menyampaikan permohonan maaf atas pembangunan tiang fiber tanpa izin dari pemilik lahan. “Saya mewakili manajemen meminta maaf atas keteledoran ini,” singkatnya kepada wartawan.

Meski sebenarnya, setiap membangun jaringan utility, pihaknya selalu berkoordinasi dengan aparatur setempat. Mulai dari camat, lurah, kepala lingkungan hingga Ketua RT.

“Termasuk yang mengarahkan titik pemasangan itu biasanya Ketua RT, sebagai pihak yang mengerti situasi di lapangan. Termasuk status kepemilikan lahan,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya berjanji akan lebih cermat lagi ketika memasang jaringan utility. Agar kejadian serupa tidak terulang. “Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami,” katanya.

Sementara, Andi S. Panjaitan selaku pemilik lahan menyesalkan lambatnya respon dari pihak fiberstar. Padahal sudah dua minggu, dia meminta agar tiang tersebut dibongkar.

“Saya mengapresiasi karena sudah langsung dibongkar. Cuma sayangnya, kenapa harus dilaporkan ke polisi dulu dan viral baru langsung dieksekusi,” kata Andi.

Seandainya pihak fiberstar lebih tanggap sejak awal, maka dia mungkin tidak sampai melaporkan hal itu ke Polresta. “Sudah lama saya menghubungi RT, lurah sampai ke camat untuk menyampaikan ke Fiberstar agar tiang itu dibongkar. Tapi responnya lambat. Makanya saya laporkan,” sebutnya.

Baca Juga :  PT KSM dan POBSI Lampung Sponsori Turnamen Biliard Antar wartawan SIWO PWI Lampung

Sebelumnya, PT Mega Akses Persada (Fiberstar) dilaporkan ke kepolisian atas dugaan penyerobotan lahan warga, di Gang Vanili 4 Langkapura, Kecamatan Langkapura, Kota Bandarlampung.

Perusahaan telekomunikasi berbasis jaringan fiber optik itu diduga membangun tiang untuk kepentingan bisnis tanpa izin dari pemilik lahan. Juga diduga belum mengantongi izin rekomendasi teknis dari walikota.

Laporan itu tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) nomor:LP/B/84/I/2025/SPKT/Polresta Bandarlampung. Atas dugaan tindak pidana penyerobotan tanah. Sesuai pasal 385 KUHP dan atau pasal 6 Perppu nomor 51 tahun 1960.

Andi S Panjaitan selaku pelapor menyebut perusahaan telekomunikasi tersebut memasang tiang fiber optik di lahan pribadi miliknya tanpa izin.

Dalam laporan, turut diserahkan fotocopy sertifikat hak milik (SHM) tanah, foto- foto keberadaan tiang fiber optik dan data pendukung lainnya.

“Seminggu lalu saya melihat kondisi tanah ke lokasi, lalu menemukan tiang fiber optik milik Fiberstar sudah terpasang,” jelas warga Kecamatan Kemiling itu, Jumat (17-01-2025), usai membuat laporan di Mapolresta Bandarlampung.

Dia berharap, laporan itu dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh perusahaan telekomunikasi agar tidak bertindak seenaknya dalam membangun jaringan utility.

Baca Juga :  Pengprov PJSI Lampung Silaturahmi ke KONI, Laporkan Prestasi Perak SEA Games 2025

Padahal, perusahaan telekomunikasi harus mendapat surat persetujuan pemakaian lahan dalam rangka pembangunan jaringan utilitas dari pemilik lahan.

Hal itu tertuang dalam Pasal 16 Bab V Peraturan daerah (Perda) nomor 3 tahun 2023 tentang Sistem Jaringan Utilitas Terpadu. Sebagaimana juga diatur dalam pasal 13 undang undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi.

“Saya sudah melapor ke Ketua RT setempat, Lurah dan Camat Langkapura. Dari mereka saya tau jika tiang itu milik Fiberstar. Tapi, karena responnya lambat akhirnya saya buat laporan ke polisi,” jelasnya.

Sementara, Kanit Harda Satreskrim Polresta Bandarlampung, Ipda Mukhammad Iksir membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar, kami telah menerima laporan tersebut. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 385 dan atau pasal 6 Perpu nomor 51 tahun 1960,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (17-01-2025).

Nantinya, pihaknya akan melakukan serangkaian penyelidikan dan memanggil pihak- pihak yang diduga terlibat.

Sayang, hingga berita ini diturunkan, redaksi belum berhasil mengkonfirmasi manajemen Fiberstar.

Sebab, Fiberstar belum memiliki kantor regional di Lampung. Hanya ada di Palembang (Sumatera Selatan), Medan (Sumatera Utara) Bandung, Surabaya, Semarang dan Bali.

Sedangkan kantor pusat berada di Jl. H. R. Rasuna Said, Blok X-5 No. 13, Jakarta Selatan (red)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Lampung Masifkan Informasi Olahraga Lewat Podcast
Di Tengah Kemelut Organisasi, Cabor Lampung Timur Tetap Tancap Gas
Verifikasi Faktual Cabor di Lampung Tengah Catat Masa Kepengurusan dan Keterbatasan Sarana
PB PERCASI Perpanjang Masa Bakti Pengprov Lampung hingga Desember 2026
SMSI Lampung Dorong Pembentukan Satgas Pemantau Jalan Rusak
Wakil Ketua II KONI Provinsi Lampung, Riaagus Ria, membuka Kursus Dasar Pelatih Cabang Olahraga Panjat Tebing
KONI Lampung Matangkan Persiapan Porprov X 2026, Verifikasi Cabor Jadi Fokus Utama
KONI Lampung Tanam Pohon di Taman Kehati Kota Baru, Dorong Sport Ecotourism Berbasis Lingkungan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:35 WIB

KONI Lampung Masifkan Informasi Olahraga Lewat Podcast

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:06 WIB

Di Tengah Kemelut Organisasi, Cabor Lampung Timur Tetap Tancap Gas

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:28 WIB

Verifikasi Faktual Cabor di Lampung Tengah Catat Masa Kepengurusan dan Keterbatasan Sarana

Senin, 23 Februari 2026 - 19:28 WIB

PB PERCASI Perpanjang Masa Bakti Pengprov Lampung hingga Desember 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:56 WIB

SMSI Lampung Dorong Pembentukan Satgas Pemantau Jalan Rusak

Berita Terbaru

Poto: Ketua KONI Lampung sampaikan informasi olahraga melaluiPodcast (dok KONI Lampung)

Bandar Lampung

KONI Lampung Masifkan Informasi Olahraga Lewat Podcast

Rabu, 4 Mar 2026 - 17:35 WIB

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama lantik 3 pejabat dan tunjuk satu pelaksana tugas
(Foto. Dok.Diskominfo Lamsel)

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama Lantik 3 Pejabat

Selasa, 3 Mar 2026 - 22:34 WIB