Dewan Pers Tegas Larang Wartawan Minta THR: Jaga Integritas dan Independensi Pers

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang jatuh pada 31 Maret 2025, Dewan Pers mengeluarkan imbauan tegas kepada institusi negara, perusahaan, dan organisasi media agar tidak melayani permintaan Tunjangan Hari Raya (THR), barang, atau sumbangan dalam bentuk apa pun dari individu atau kelompok yang mengatasnamakan wartawan, organisasi pers, maupun perusahaan media.

Imbauan ini tertuang dalam surat edaran bernomor 183/DP/K/III/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pers, Dr. Ninik Rahayu, S.H., M.S. Langkah ini bertujuan untuk mencegah praktik penipuan serta penyalahgunaan profesi wartawan oleh oknum yang mengaku sebagai jurnalis atau bagian dari organisasi media. Selain itu, kebijakan ini juga merupakan upaya menjaga integritas serta independensi pers di Indonesia.

Mencegah Penyalahgunaan Profesi Wartawan

Dewan Pers menegaskan bahwa wartawan yang bekerja di perusahaan pers memang berhak menerima THR dari perusahaannya. Namun, jika ada individu atau organisasi yang mengaku sebagai wartawan dan meminta THR kepada instansi lain, tindakan tersebut masuk dalam kategori pelanggaran etika dan dapat berpotensi sebagai pemerasan.

“Pemberian THR kepada wartawan adalah kewajiban perusahaan pers kepada pegawainya. Bila ada oknum wartawan yang mengaku dari media atau organisasi wartawan dan meminta THR, pihak yang dimintai wajib menolaknya,” tegas Dewan Pers dalam surat edaran tersebut.

Baca Juga :  Krakatau Triathlon 2026 Disiapkan, Lampung Bidik Event Kelas Dunia

Dewan Pers juga mengimbau agar pihak yang mengalami tekanan, pemaksaan, atau ancaman terkait permintaan THR dari oknum wartawan segera mencatat identitas dan nomor telepon pelaku, lalu melaporkannya ke kantor polisi terdekat atau langsung ke Dewan Pers melalui nomor pengaduan 0811-8888-0528.

Konstituen Dewan Pers Tidak Boleh Meminta THR

Dalam surat edaran ini, Dewan Pers juga mengingatkan bahwa organisasi pers dan perusahaan media yang telah menjadi konstituen resmi Dewan Pers dilarang melakukan praktik tersebut. Beberapa organisasi yang telah diverifikasi sebagai konstituen Dewan Pers meliputi:

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

Aliansi Jurnalis Independen (AJI)

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)

Perusahaan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI)

Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI)

Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI)

Serikat Perusahaan Pers (SPS)

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)

Baca Juga :  Hari ke-7 Eksekusi Lahan di Sidosari: Warga Sukarela Bongkar Bangunan Dibantu PTPN I Regional 7

Pewarta Foto Indonesia (PFI)

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)

Dewan Pers menegaskan bahwa wartawan dan organisasi pers harus tetap menjaga standar profesionalisme serta menghindari konflik kepentingan yang dapat merusak kredibilitas media.

Menjaga Independensi dan Kredibilitas Pers

Imbauan ini sejalan dengan misi Dewan Pers dalam menjaga kebebasan dan independensi pers di Indonesia. Dewan Pers menegaskan bahwa pers yang merdeka dan profesional harus bebas dari intervensi atau pengaruh negatif dalam bentuk gratifikasi maupun permintaan THR.

Dewan Pers juga mengajak semua pihak, baik instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk tidak memberikan ruang bagi praktik semacam ini. Dukungan bersama sangat diperlukan agar media tetap bersih dari praktik-praktik yang tidak etis dan terus menjalankan fungsinya sebagai pilar demokrasi yang terpercaya.

Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H, Dewan Pers mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan wartawan dalam melakukan praktik pemerasan. Jika menemukan indikasi pelanggaran, segera laporkan agar tindakan tegas dapat diambil demi menjaga profesionalisme dunia jurnalistik di Indonesia. (Rls).

 

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perumda Tirta Jasa Lamsel Raih Bintang 4 di TOP BUMD Awards 2026
Lampung–Banten Calon Tunggal Tuan Rumah PON 2032, KONI Fokus Verifikasi Venue
Krakatau Triathlon 2026 Disiapkan, Lampung Bidik Event Kelas Dunia
Sempurna Tanpa Cela, dr. Adilla Jadi Bintang Wisuda Unila 2026
Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Pulau Jawa
Pelabuhan Bakauheni Telah Seberangkan 898.864 Orang
Arus Balik Sumatera–Jawa Mulai Meningkat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar
Arus Mudik Ramai Melintasi Jalinsum
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:30 WIB

Perumda Tirta Jasa Lamsel Raih Bintang 4 di TOP BUMD Awards 2026

Kamis, 2 April 2026 - 14:21 WIB

Lampung–Banten Calon Tunggal Tuan Rumah PON 2032, KONI Fokus Verifikasi Venue

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:01 WIB

Krakatau Triathlon 2026 Disiapkan, Lampung Bidik Event Kelas Dunia

Senin, 30 Maret 2026 - 13:41 WIB

Sempurna Tanpa Cela, dr. Adilla Jadi Bintang Wisuda Unila 2026

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:50 WIB

Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Pulau Jawa

Berita Terbaru

Kepala Dinas PU - PR Lamsel Syafrizal dan Asisten Ekobang Tri Umaryani tengah foto bersama usai meninjau lokasi yang akan digunakan kegiatan IDS.

Lampung Selatan

Dinas PU – PR Lamsel Lakukan Perbaikan Guna Mendukung IDS

Rabu, 15 Apr 2026 - 14:12 WIB

Sekda Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto tengah memberikan sambutan dalam kegiatan pelantikan pejabat. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

56 Pejabat Administator dan Pengawas di Lantik

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:42 WIB

Bandar Lampung

Julian Fajri Resmi Pimpin Oraski SB DPD Lampung 2026–2031

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:10 WIB

Lampung Selatan

Realisasi PAD dari Pajak dan Retribusi Daerah Capai 25,42 Persen

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:23 WIB