LAMPUNG UTARA — Bayu Iswari resmi terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabumi periode 2026–2027 secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XIX yang digelar di Sekretariat HMI Cabang Kotabumi, Lampung Utara.
Konfercab yang dibuka pada Senin, (04/5) itu mengusung tema “Reposisi Kepemimpinan HMI untuk Menciptakan Pemimpin Visioner”. Proses forum sempat mengalami penundaan pada Sidang Pleno II selama satu pekan sebagai bagian dari dinamika perkaderan dan proses demokrasi organisasi.
Pada Minggu, 11 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, forum kembali dilanjutkan di Sekretariat HMI Cabang Kotabumi. Jalannya persidangan berlangsung cukup dinamis dan diwarnai perdebatan antarpeserta forum hingga memasuki dini hari.
Setelah melalui rangkaian sidang panjang, tepat pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 03.00 WIB, forum akhirnya menetapkan Bayu Iswari sebagai Formateur atau Ketua Umum HMI Cabang Kotabumi periode 2026–2027 secara aklamasi.
Usai penetapan, Bayu Iswari menyampaikan rasa syukur sekaligus mengajak seluruh kader untuk kembali bersatu membangun organisasi.
“Terpilihnya saya hari ini sebagai Ketua Umum HMI Cabang Kotabumi adalah kemenangan kita semua. Dengan harapan yang sama, mari kita bersama-sama belajar, berjuang, dan berjamaah secara gegap gempita dalam mengarungi satu periode kepengurusan ke depan,” ujar Bayu.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader apabila selama proses Konfercab terdapat kekeliruan yang menimbulkan kekecewaan di antara peserta forum.
“Kebenaran datangnya dari Tuhan, dan jika ada kesalahan murni datang dari diri saya pribadi. Mari bersama-sama bahu-membahu untuk saling membesarkan organisasi tercinta ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kotabumi demisioner, Muhammad Yosep Alipio, menegaskan bahwa dinamika dalam forum organisasi merupakan bagian dari proses pendewasaan kader.
“Setiap dinamika yang terjadi dalam evaluasi, proyeksi, dan suksesi merupakan bagian dari pendewasaan setiap kader HMI. Maka dalam setiap menentukan sikap, jangan pernah menanamkan apa pun selain cinta dan perjuangan,” kata Yosep. (***)








