19 Ribu BPJS Warga Lampung Utara Nonaktif, Dinsos Siapkan Jalur PBI Daerah

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Kepala Dinas Sosial Lampung Utara, Imam Hanafi (ist).

Poto: Kepala Dinas Sosial Lampung Utara, Imam Hanafi (ist).

Serambi Lampung.com – menghadapi persoalan serius di sektor layanan kesehatan setelah lebih dari 19 ribu kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat nonaktif. Pemerintah daerah pun menyiapkan langkah percepatan agar warga kurang mampu tetap bisa mengakses layanan kesehatan.

Kepala Dinas Sosial Lampung Utara, Imam Hanafi, mengatakan persoalan tersebut terjadi akibat pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berdampak pada perubahan status kepesertaan BPJS di berbagai daerah.

“Secara nasional ada lebih dari 11 juta peserta KPM yang berubah status setelah proses validasi dan pemutakhiran data sosial ekonomi,” kata Imam, Kamis (14/5/2026).

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah menyiapkan solusi melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) Daerah guna mempercepat aktivasi kembali kepesertaan BPJS masyarakat.

“Di Lampung Utara ada solusi percepatan melalui PBI daerah. Jadi masyarakat tidak perlu bingung atau panik ketika BPJS mendadak tidak aktif,” ujarnya.

Imam menjelaskan, jalur PBI daerah dinilai lebih cepat dibanding proses administrasi reguler yang bisa memakan waktu hingga dua sampai tiga bulan.

Baca Juga :  Delapan Formasi Tenaga Kesehatan Tidak Terisi

Untuk mempermudah pelayanan, masyarakat diminta segera mendatangi operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di kantor desa atau kelurahan sesuai domisili.

Pengajuan aktivasi dibuka setiap tanggal 1 hingga 10 setiap bulan dengan membawa dokumen administrasi yang diperlukan untuk diverifikasi sebelum diusulkan melalui program bantuan daerah.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah keterlambatan pelayanan kesehatan, terutama bagi warga yang baru mengetahui status BPJS-nya nonaktif saat hendak berobat di rumah sakit.

Imam juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam menjamin akses kesehatan masyarakat. Ia menyebut Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis meminta agar warga yang memiliki KTP dan KK Lampung Utara tidak terkendala biaya pengobatan akibat masalah administrasi BPJS.

“Jika warga sudah dirawat inap, cukup membawa surat keterangan rawat inap, KTP, dan KK ke Dinas Sosial, maka akan segera kami proses aktivasi melalui program PBI daerah,” kata Imam.

Di sisi lain, Dinas Sosial mengingatkan masyarakat agar rutin memperbarui data kependudukan dan kondisi sosial ekonomi karena perubahan data dapat memengaruhi status kepesertaan BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Lampung Selatan Mendukung Kejati Lampung dalam Pemberantasan Mafia Tanah

Imam menegaskan, Dinas Sosial tidak memiliki kewenangan menonaktifkan kepesertaan BPJS secara sepihak. Menurut dia, perubahan status kepesertaan sepenuhnya bergantung pada hasil validasi data pemerintah pusat.

“Perlu kami luruskan bahwa Dinas Sosial tidak serta-merta menonaktifkan BPJS warga. Status kepesertaan ditentukan berdasarkan pembaruan data terpadu, validasi pemerintah pusat, serta perubahan kategori kepesertaan,” ujarnya.

Meski demikian, Dinas Sosial memastikan tetap membuka layanan bagi masyarakat yang mengalami kendala administrasi maupun menemukan status BPJS tidak aktif.

Warga diminta segera berkoordinasi dengan petugas Dinas Sosial atau operator desa dan kelurahan untuk menelusuri penyebab perubahan status kepesertaan dan memperoleh solusi sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami tidak ingin masyarakat merasa dipersulit. Jika ada persoalan, silakan datang dan sampaikan langsung. Akan kami cek statusnya dan kami bantu proses sesuai kewenangan yang ada,” kata Imam. (Rls).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Egi Siap Kolaborasi dengan PWI Pada HPN dan Porwanas 2027
Taufik Hidayat Dorong Kompetisi Olahraga Digelar di Ruang Publik
Kantah Lamsel Dukung Percepatan Kawasan Industri Katibung
Sekdakab Lamsel Serahkan SPT Plt Kepsek
Mayang Djausal: Disiplin dan Kekompakan Kunci Mini Soccer PWI Lampung
Latihan Perdana ABTI Lampung, Teknik Dasar Digeber, Potensi Atlet Melimpah
Okada Karate Lampung Kirim Delapan Atlet ke Thailand Open 2026, Bidik Empat Emas
Rycko Menoza Siap Bantu PWI Lampung Ambil Api HPN 2027 di Canti
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Bupati Egi Siap Kolaborasi dengan PWI Pada HPN dan Porwanas 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taufik Hidayat Dorong Kompetisi Olahraga Digelar di Ruang Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Kantah Lamsel Dukung Percepatan Kawasan Industri Katibung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Sekdakab Lamsel Serahkan SPT Plt Kepsek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Mayang Djausal: Disiplin dan Kekompakan Kunci Mini Soccer PWI Lampung

Berita Terbaru

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Pengurus PWI Lampung dan PWI Lamsel foto bersama usai audensi. (Foto.Ist)

Lampung Selatan

Bupati Egi Siap Kolaborasi dengan PWI Pada HPN dan Porwanas 2027

Jumat, 14 Agu 2026 - 23:14 WIB

Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat  saatenghadiri gelaran QRIS 3x3 Siger Slam 2026 di Mall Bandar Lampung, (dok Humas KONI).

Bandar Lampung

Taufik Hidayat Dorong Kompetisi Olahraga Digelar di Ruang Publik

Jumat, 14 Agu 2026 - 19:18 WIB

Rapat pembahasan kawasan industri Katibung. (Foto.Ist)

Lampung Selatan

Kantah Lamsel Dukung Percepatan Kawasan Industri Katibung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

Sekdakab Lampung Selatan Supriyanto serahkan SPT Plt Kepala Sekolah. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Sekdakab Lamsel Serahkan SPT Plt Kepsek

Kamis, 13 Agu 2026 - 13:14 WIB