Pembangunan Insfrastruktur Tahun 2026 Akan Berkurang

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Anggaran DPRD Lampung Selatan bahas anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin, 2025. (Foto.Juwantoro)

Badan Anggaran DPRD Lampung Selatan bahas anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin, 2025. (Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Pembangunan insfrastruktur tahun 2026 dipredikasi akan berkurang. Pasalnya, dalam pembahasan ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 untuk belanja insfrastruktur hanya Rp170 miliar atau 28,38 persen

Anggota Banggar DPRD Lampung Selatan Bowo Edi Anggoro, menyatakan belanja insprastruktur tahun 2026 hanya 28,38 persen atau Rp170 miliar dan kalau ditotal dengan irigasi menjadi Rp190 miliar.

“Itu artinya, pembangunan di Lampung Selatan sangat sedikit sekali tahun 2026. Kalau masih ada yang perlu digeser hendaknya disesuaikan. Sehingga, belanja insfrastruktur bisa lebih besar,”ujar dia.

Baca Juga :  Gubernur Mirza berikan uang saku 1 juta kepada jamaah haji Lampung

Hal berbeda disarankan Anggota Banggar DPRD Lampung Selatan Jenggis Khan Haikal. Menurut dia, dana hibah untuk vertikal hendaknya ditata kembali. “Hal ini disesuai dengan APBD tahun 2026 yang kemungkinan turun besaranya,”katanya.

Sementara itu, Ketua Banggar Merik Havid, mengatakan pihaknya bukan cari – cari kesalahan. Tapi, mohon dibuka datanya untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). “Niat kami baik, siapa tahu bisa anggaranya bisa digeser -geser untuk insprastruktur. Misalnya, TPP nilainya Rp90 miliar bisa dipangkas untuk insprastruktur,”tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Selatan Supriyanto, menyatakan untuk jabatan kini sedang tahap analisis jabatan, prinsipnya untuk penataan.

Baca Juga :  Jarmas Peduli, Gelar Bhakti Sosial Dalam Hut Lamsel

“Untuk TPP terlebih dahulu kami akan konsultasikan ke Mendagri. Setelah itu, akan dijadikan peraturan bupati (Perbup) untuk besaran TPP,”katanya.

Menurut dia, Pemkab Lampung Selatan pada tahun 2026 masih melakukan efesiensi anggaran. Belanja insfrastruktur sebesar
28, 38 persen tidak bisa dinaikan lagi.

“Pada tahun 2026 kondisi keuangan akan berkurang Rp333 miliar. Hal ini merupakan transfer keuangan dari pusat ke daerah,”katanya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!
Kekayaan Intelektual, Fondasi Baru Profesionalisme Industri Olahraga
Kantah Lampung Selatan Genjot Sertipikasi Aset Tol
Pemkab Lamsel Gelar Diseminasi Paredi
Penyerapan APBD Lamsel Masih Minim
Sekdakab Lamsel Minta Kepada OPD Laksanakan Penyerapan Anggaran
100 Sertifikat PTSL Dibagikan di Tanjung Baru, Warga Dapat Kepastian Hukum
Dinas Peternakan Lampung Selatan Berikan Pelayanan Vaksin Rabeis Gratis
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 23:11 WIB

Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!

Jumat, 24 April 2026 - 13:30 WIB

Kekayaan Intelektual, Fondasi Baru Profesionalisme Industri Olahraga

Kamis, 23 April 2026 - 21:46 WIB

Kantah Lampung Selatan Genjot Sertipikasi Aset Tol

Kamis, 23 April 2026 - 10:27 WIB

Pemkab Lamsel Gelar Diseminasi Paredi

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

Penyerapan APBD Lamsel Masih Minim

Berita Terbaru

Poto: Wakil Ketua II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Riagus Ria di acara Porum diskusi bersama di Kantor Kemtrian Ham Lampung ( ist).

Bandar Lampung

Kekayaan Intelektual, Fondasi Baru Profesionalisme Industri Olahraga

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:30 WIB

Poto: Kepala.Kantor Pertanahan Lamsel saat rakor Bersama bersama Satuan Kerja Pengadaan Jalan Tol Wilayah II (ist)

Daerah

Kantah Lampung Selatan Genjot Sertipikasi Aset Tol

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:46 WIB