SERAMBI LAMPUNG — Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan telah ditutup pendaftaran pada 9 Mei 2026 lalu, panitia kini mulai bergerak melakukan rekapitulasi hingga verifikasi administrasi peserta yang akan berebut 13 kursi kepala OPD strategis.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan saat ini pihaknya belum dapat merinci jumlah ASN yang mendaftar lantaran seluruh proses dilakukan secara online.
“Pendaftaran menggunakan mekanisme online. Sehingga saat ini panitia masih melakukan rekapitulasi data peserta yang masuk,”ujar Supriyanto, Senin, Mei 2026.
Menurut dia, dalam waktu dekat pansel akan menggelar rapat sekaligus melakukan pemeriksaan dan verifikasi administrasi seluruh berkas pelamar sesuai jadwal tahapan yang telah diumumkan sebelumnya.
“Nanti pemeriksaan administrasi menjadi kewenangan panitia selter. Jadwal pemeriksaan administrasi juga sudah ada dalam pengumuman resmi,”katanya.
Dia menjelaskan, seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 16 Mei 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan tahapan uji kompetensi bersama tim assessment center pada 19 hingga 22 Mei 2026.
Dia menambahkan, hasil uji kompetensi tersebut rencananya diumumkan pada 4 Juni 2026 sebelum peserta masuk ke tahapan berikutnya, yakni penjelasan panitia pada 8 Juni dan penulisan makalah pada 9 Juni 2026. Sementara itu, tahapan penilaian makalah dan wawancara akan berlangsung pada 11 sampai 13 Juni 2026.
“Hasil penilaian makalah dan wawancara akan diumumkan pada 13 Juni 2026,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pegawai BKD Lampung Selatan Ta’at Tafsiri, mengatakan untuk jumlah pendaftar belum diketahui secara rinci. Namun, kalau di Lamsel yang meminta surat rekomendasi untuk syarat pendaftaran selter ada 54 orang.
“Tapi, untuk yang dari luar Kabupaten Lampung Selatan kami tidak tahu. Nanti, saat pengumuman yang lulus seleksi berkaa baru bisa diketahui jumlah pensdaftar seluruhnya,”katanya, singkat.
Untuk diketahui terdapat 13 jabatan pimpinan tinggi pratama yang dibuka dalam seleksi tersebut. Jabatan itu meliputi Kepala BKD, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Selain itu, seleksi juga dibuka untuk posisi Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, hingga Kepala Dinas Kesehatan. (MAN)









