Truk Fuso Sarat Muatan Patah As Roda, Akibatkan Jalan Raya Kekiling Tidak Bisa Di Lalui Kendaraan Dari Dua Arah

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua mobil sarat muatan berlebih akibatkan jalan raya Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lamsel putus. (Foto.Juwantoro)

Dua mobil sarat muatan berlebih akibatkan jalan raya Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lamsel putus. (Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Arus lalu lintas di Jalan Raya Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan putus. Pasalnya, dua kendaraan sarat muatan patah ambles tepat di badan jalan tersebut, Selasa, 10 Februari 2026.

Akibatnya, kendaraan roda empat yang hendak menuju Jalan Trans Sumatera dan menuju ke wilayah Kecamatan Palas tidak dapat melintasi Jalan Raya Desa Kekiling.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi Lampung.Com, Truk Fuso patah as rodanya sejak Senin, 9 Februari 2026. Namun, hingga Selasa, 10 Februari 2026 belum juga selesai diperbaiki.

Sementara itu, pada Selasa, 10 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB satu kendaraan truk colt Diesel dari arah berlawanan yang hendak menuju ke Palas bagian ban nya ambles disamping truk Fuso. Akibatnya, arus lalu lintas terputus. Sebab, dua kendaraan bermuatan melebihi tonase menghalangi arus lalu lintas.

Baca Juga :  Wabup Lamsel Cek Fasum, Sapa Pedagang dan Keliling Ruangan Bagian

Warga Dusun Sampang, Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan mengarahkan arus lalu lintas ke arah Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan. Namun, jarak tempu kendaraan semakin jauh bagi yang hendak menuju Jalan Trans Sumatera.

Camat Penengahan Hermawan, ketika dikonfirmasi menyatakan telah melakukan koordinasi baik dengan aparat kepolisian setempat dan pihak Dinas Perhubungan Lampung Selatan.

“Kami sudah mencoba koordinasj dengan aparat kepolisian dan pihak Dishub Lampung Selatan. Namun, hingga kini kendaraan belum bisa melintasi Jalan Raya Desa Kekiling. Kalau ada saran dan masukan baiknya bagaimana ya?,”ujarnya.

Dilain pihak Plt Kepala Dishub Lampung Selatan Djuanda, ketika ditanya kewenangan Jalan Raya Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, menyatakan kalau, lihat wilayahnya itu masuk jalan Kabupaten Lamsel dan hal itu menjadi tanggungjawab Pemda setempat di bawah Dinas PUPR Lamsel.

Baca Juga :  Baru Di Buka, Gerai Jebolin UMKM Di Serbu Pelaku Usaha

“Tapi, untuk arus lalu lintasnya, ya terpaksa di putus dulu jalurnya buat mobil masuk.harus di alihkan arus lalulintasnya. Harusnya kenek truk itu yang mengalihkannya atau warga sekitar sampai mobilnya bisa beres,*ujarnya.

Selain itu, kata dia, kalau di jalan kabupaten bisa warga sekitar atau aparat desa sekitar. Tapi, kalau jalan nasional pasti polisi dan Dishub turun tangan. “Tapi, Saya coba orang perhubungan untuk cek lokasinya ya,”katanya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JCH Lamsel Akan Berangkat 5 Mei 2026
Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Pulau Jawa
Grand Elty Krakatoa Luncurkan Wahana “Car Boat” untuk Wisatawan
Pelabuhan Bakauheni Telah Seberangkan 898.864 Orang
Arus Balik Sumatera–Jawa Mulai Meningkat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar
Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama Berikan Santunan Kepada Anak Yatim
Arus Mudik Ramai Melintasi Jalinsum
Pastikan Harga Stabil, Bupati Egi Tinjau Pasar Natar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 15:03 WIB

JCH Lamsel Akan Berangkat 5 Mei 2026

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:50 WIB

Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Pulau Jawa

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:23 WIB

Grand Elty Krakatoa Luncurkan Wahana “Car Boat” untuk Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pelabuhan Bakauheni Telah Seberangkan 898.864 Orang

Senin, 23 Maret 2026 - 20:39 WIB

Arus Balik Sumatera–Jawa Mulai Meningkat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar

Berita Terbaru

Poto: ketua KONI Lampung Taufik Hidayat dengan Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, dan jajaran usai Udiensi (dok KONI Lpg).

Bandar Lampung

KONI Lampung Gandeng Unila, Matangkan Venue PON 2032

Jumat, 3 Apr 2026 - 12:59 WIB

Pemprov Lampung

Stabilitas Harga Terjaga, IHK Lampung Lebih Rendah dari Nasional

Kamis, 2 Apr 2026 - 20:08 WIB